Maarten Paes Masih Masuk Proyeksi FC Dallas di Musim 2026 Sebelum OTW Gabung Ajax, tapi…

Ajax Amsterdam semakin dekat untuk mengamankan jasa kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, pada bursa transfer Januari 2026. Kabar kepindahan kiper berusia 27 tahun itu ke Johan Cruyff ArenA kini semakin menguat.

Paes direkrut dari FC Dallas, klub MLS yang telah dibelanya selama empat musim terakhir. Ia juga menjadi kiper utama Timnas Indonesia, yang telah tampil sepuluh kali sejak debutnya pada September 2024.

Nama Paes sudah masuk dalam radar transfer besar setelah sejumlah pakar, termasuk Fabrizio Romano dan Tom Bogert, memberi indikasi bahwa kesepakatan antara Ajax dan Paes sudah tercapai. Kini, proses yang tersisa tinggal menyelesaikan tes medis dan penandatanganan kontrak.

Untuk memboyong Paes, Ajax harus mengeluarkan biaya sekitar 1,2 juta euro (sekitar Rp24 miliar). Ajax dikabarkan memenangkan persaingan merekrut Paes setelah Feyenoord gagal menuntaskan negosiasi.

Momentum Bangkit di FC Dallas

Selama membela FC Dallas, Maarten Paes telah tampil dalam 128 pertandingan di semua kompetisi. Ia kebobolan 178 gol dan mencatat 26 clean sheet.

Musim lalu, Paes masih menjadi andalan The Toros dengan 23 penampilan, kebobolan 45 gol, dan mencatat tiga clean sheet.

Namun, ada dinamika menarik di tubuh FC Dallas. Jurnalis Amerika, Drew Epperley, menulis bahwa klub sebenarnya masih ingin mempertahankan Paes untuk musim 2026.

Akan tetapi, Paes menghadapi persaingan dari kiper muda Michael Collodi (24 tahun). Collodi menunjukkan tren positif dan dinilai siap menjadi pilihan utama jika Paes benar-benar hengkang. Musim lalu, Collodi tampil 12 kali di semua kompetisi bersama Dallas.

“Di tengah musim panas lalu, saya diberitahu bahwa klub berharap mempertahankan Paes untuk musim berikutnya dan menciptakan persaingan posisi antara dia dan Collodi. FC Dallas juga berharap tahun 2026 bisa menjadi kebangkitan karier Paes setelah tahun 2025 yang kurang baik,” ungkap Drew Epperley.

Tawaran Ajax Dinilai Wajar

Menurut Drew Epperley, kepindahan Paes ke Ajax merupakan langkah yang wajar. Kesempatan seorang pemain dari Amerika mendapatkan perhatian klub sebesar Ajax sangat langka, apalagi Paes sudah memiliki reputasi sejak kariernya di Belanda.

Biaya transfer yang disebut-sebut sekitar Rp24 miliar dianggap pantas, mengingat Paes sudah terbukti tampil di MLS maupun bersama Timnas Indonesia.

“Meskipun belum ada pernyataan resmi soal biaya transfer, saya rasa wajar jika FC Dallas menerima sekitar 1 juta dollar AS (sekitar Rp18 miliar) dari Ajax,” tambah Drew Epperley.

Kembali ke Tanah Air, Kembali ke Eredivisie

Paes diperkirakan akan menandatangani kontrak selama 3,5 musim dengan Ajax, yang berarti ia akan terikat hingga pertengahan 2029.

Kabar ini juga menjadi momentum “pulang kampung” bagi Paes. Ia memulai karier profesionalnya di NEC Nijmegen pada 2016, lalu pindah ke FC Utrecht pada 2018. Pada 2022, ia memilih langkah mengejutkan dengan merantau ke MLS bersama FC Dallas, dan kini hampir kembali ke Eredivisie.

Selama membela NEC Nijmegen dan Utrecht, Paes telah mencatat 44 penampilan di Eredivisie, kebobolan 59 gol, dan mencatat 10 clean sheet.

Mungkin Anda Menyukai