Calvin Verdonk dipercaya tampil sebagai starter saat Lille menundukkan Freiburg dalam laga krusial Liga Europa. Bek andalan Timnas Indonesia itu memainkan peran penting dalam kemenangan dramatis Les Dogues yang memastikan tiket ke babak play-off UEFA Europa League.
Verdonk turun sejak menit awal dan mengisi posisi bek kiri dalam formasi 4-4-2 racikan pelatih Bruno Genesio. Kepercayaan tersebut dibayar dengan performa solid sepanjang pertandingan.
Lille meraih kemenangan tipis 1-0 berkat gol tunggal Olivier Giroud di masa injury time. Hasil ini memastikan langkah Les Dogues melaju ke babak play-off Liga Europa.
Pertandingan berlangsung sengit di Stade Pierre Mauroy, Jumat (30/1/2026). Tuan rumah tampil dominan dan menguasai jalannya laga, meski sempat kesulitan membongkar pertahanan rapat Freiburg.
Performa Solid Calvin Verdonk
Calvin Verdonk menunjukkan kualitasnya sebagai bek yang disiplin dan konsisten. Ia tampil selama 82 menit sebelum digantikan oleh Romain Perraud.
Statistik mencatat kontribusi positif Verdonk dalam menjaga stabilitas pertahanan Lille. Ia berhasil mencatatkan satu tekel bersih dan satu intersep krusial sepanjang pertandingan.
Pemain berkaki kidal tersebut juga memenangi dua duel fisik melawan pemain Freiburg. Ia tampil berani dalam adu badan demi mengamankan sisi kiri pertahanan.
Tak hanya fokus bertahan, Verdonk juga aktif membantu serangan. Ia sempat melepaskan satu umpan kunci yang menciptakan ancaman bagi pertahanan tim tamu.
Drama Kartu Merah
Laga berjalan alot dan berakhir tanpa gol di babak pertama. Lille mendominasi penguasaan bola, namun kerap buntu di sepertiga akhir lapangan.
Situasi berubah drastis pada pertengahan babak kedua. Freiburg harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-74 setelah Maximilian Eggestein diganjar kartu merah langsung.
Gelandang Freiburg tersebut melakukan pelanggaran keras terhadap Matias Fernandez-Pardo, yang membuat wasit tanpa ragu mengusirnya dari lapangan.
Unggul jumlah pemain, Lille semakin intens menekan. Les Dogues mengurung pertahanan wakil Jerman tersebut dan terus mencari celah hingga menit-menit akhir.
Giroud Jadi Pahlawan
Momen penentuan akhirnya hadir di masa injury time. Akselerasi Matias Fernandez-Pardo di kotak penalti dijegal oleh Cyriaque Irie, memaksa wasit menunjuk titik putih.
Olivier Giroud maju sebagai eksekutor penalti pada menit ke-90+2. Striker veteran itu menjalankan tugasnya dengan tenang dengan melepaskan tembakan keras ke pojok kiri atas gawang.
Gol tersebut memastikan kemenangan dramatis Lille sekaligus mengakhiri tren negatif yang sempat mereka alami. Stadion Pierre Mauroy pun bergemuruh menyambut gol penentu tersebut.
Nasib Kedua Tim
Hasil ini menempatkan Lille di peringkat ke-18 klasemen akhir fase liga Liga Europa dengan koleksi 12 poin dari delapan pertandingan.
Les Dogues harus melewati babak play-off untuk lolos ke fase 16 besar, dengan calon lawan antara Celta Vigo atau Red Star Belgrade.
Sementara itu, Freiburg tetap memastikan tiket otomatis ke babak 16 besar. Meski menelan kekalahan, wakil Jerman tersebut finis di posisi ketujuh klasemen akhir Liga Europa.
Susunan Pemain
LOSC Lille:
Ozer – Santos, Mandi, Ngoy, Verdonk (Perraud 82’) – Mukau, Bouaddi, Andre (c), Felix (Giroud 82’) – Fernandez-Pardo, Haraldsson
SC Freiburg:
Atubolu – Treu, Ginter, Ogbus, Gunter (c) – Eggestein, Manzambi (Osterhage 82’) – Beste (Irie 72’), Suzuki (Jung 82’), Grifo (Scherhant 59’) – Adamu (Matanovic 59’)
