Lamine Yamal kembali mencuri perhatian publik lewat unggahan video terbarunya di media sosial. Bintang muda Barcelona itu tampil tak biasa dengan mengenakan jersey pemain lain.
Dalam video tersebut, Yamal terlihat santai memakai jersey Timnas Kolombia bertuliskan nama Luis Díaz. Momen unik itu terekam saat ia melakukan tur singkat di apartemen lamanya.
Pemandangan ini langsung mengejutkan para penggemar sepak bola. Pasalnya, Luis Díaz sempat menjadi target transfer utama Barcelona pada musim lalu.
Meski kini sang winger telah berseragam Bayern Munchen, Yamal tampaknya tetap menunjukkan respek tinggi terhadap pemain yang dikenal lincah dan eksplosif tersebut.
Pindah ke Rumah Eks Milik Shakira
Video itu sejatinya dibuat sebagai penanda perpisahan Yamal dengan tempat tinggal lamanya. Pemain berusia 18 tahun tersebut kini bersiap pindah ke hunian baru yang jauh lebih mewah.
Yamal dikabarkan baru saja membeli sebuah mansion eksklusif yang sebelumnya dimiliki oleh pasangan selebritas Gerard Piqué dan Shakira.
Sebelumnya, Yamal tumbuh besar di kawasan Rocafonda, pinggiran Mataró, yang memiliki ikatan emosional kuat dengannya. Setelah menembus tim utama Barcelona, ia sempat tinggal di apartemen dekat pusat latihan klub.
Namun, statusnya sebagai bintang baru Blaugrana membuat kebutuhan akan privasi semakin tinggi, sehingga kepindahan pun tak terelakkan.
Simbol Respek untuk Luis Díaz
Alih-alih fokus pada rumah, perhatian warganet justru tertuju pada jersey yang dikenakan Yamal. Ia tampak bangga mengenakan seragam Kolombia dengan nomor punggung 7, nomor identik milik Luis Díaz.
Hal ini memunculkan spekulasi soal kekaguman pribadi Yamal terhadap winger Bayern Munchen tersebut. Meski berpotensi menjadi rival di masa depan, gestur respek antar pemain kelas dunia tetap terlihat jelas.
Cinta Barcelona yang Tak Kesampaian
Hubungan Barcelona dan Luis Díaz memang sempat memanas di bursa transfer. Direktur Olahraga Deco secara terbuka mengakui ketertarikan klub terhadap sang pemain pada musim panas lalu.
Namun, keterbatasan finansial menjadi penghalang utama. Barcelona tidak memiliki ruang gaji yang cukup untuk menuntaskan transfer tersebut.
Impian menduetkan Yamal dan Díaz di sisi sayap akhirnya kandas. Blaugrana pun harus rela melepas target incarannya itu.
Rivalitas Baru di Panggung Eropa
Luis Díaz akhirnya memilih Bayern Munchen dengan nilai transfer mencapai 70 juta euro. Ia langsung beradaptasi dan tampil impresif bersama raksasa Bundesliga tersebut.
Kini, Yamal dan Díaz justru berpeluang saling berhadapan sebagai lawan di Liga Champions. Barcelona dan Bayern Munchen sama-sama difavoritkan melangkah jauh di kompetisi elite Eropa itu.
Tak hanya di level klub, keduanya juga akan menjadi andalan negara masing-masing. Yamal bersama Spanyol dan Díaz dengan Kolombia siap mencuri perhatian dunia di Piala Dunia 2026.
