Kuncoro, Asisten Pelatih Arema FC, Ditegur untuk Berhenti Main Bola Sebelum Meninggal

Kabar duka datang dari dunia sepak bola Indonesia, khususnya bagi Arema FC. Asisten pelatih klub, Kuncoro, meninggal dunia setelah tampil dalam laga istimewa bertajuk Charity 100 Tahun Stadion Gajayana, yang digelar sebagai peringatan satu abad berdirinya stadion legendaris tersebut.

Menurut laporan resmi Arema FC, Kuncoro sempat menyelesaikan babak pertama pertandingan dengan baik, menunjukkan dedikasi dan semangat yang tinggi meski usianya sudah tidak muda. Sayangnya, kondisi kesehatan beliau menurun setelah laga, hingga akhirnya meninggal dunia, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan tim, dan seluruh suporter.

Kuncoro dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dalam dunia sepak bola. Selama bertugas sebagai asisten pelatih Arema FC, ia tidak hanya fokus pada strategi dan latihan, tetapi juga menjadi mentor bagi banyak pemain muda. Kehilangan Kuncoro menjadi pukulan berat bagi tim dan komunitas sepak bola Malang, mengingat kontribusi dan pengaruhnya yang besar di klub.

Arema FC melalui laman resmi mereka menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan kerabat Kuncoro. Klub juga menegaskan bahwa jasa dan dedikasinya akan selalu dikenang, terutama bagi para pemain yang sempat dibimbing olehnya. Peristiwa ini menjadi pengingat tentang pentingnya menjaga kesehatan, sekaligus menunjukkan betapa besar pengorbanan yang sering dilakukan oleh pelatih dan asisten pelatih demi kemajuan sepak bola.

Jika diinginkan, saya bisa buatkan versi lebih emosional dan naratif yang bisa cocok untuk media cetak atau online. Apakah mau dicoba dibuatkan versi itu juga?

Mungkin Anda Menyukai