Laga panas antara Atletico Madrid dan Barcelona pada pekan ke-30 La Liga tak hanya menyuguhkan duel sengit, tetapi juga diwarnai kontroversi besar terkait keputusan wasit.
Barcelona keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1. Gol Robert Lewandowski pada menit ke-87 menjadi penentu kemenangan sekaligus mengamankan tiga poin penting.
Hasil ini membuat Barcelona semakin kokoh dalam perburuan gelar. Mereka kini mengoleksi 76 poin dan unggul tujuh angka atas Real Madrid dengan delapan pertandingan tersisa.
Kartu Merah Gerard Martin Picu Kontroversi
Kontroversi memuncak di awal babak kedua saat wasit Mateo Busquets Ferrer mengeluarkan kartu merah langsung kepada bek muda Barcelona, Gerard Martin.
Ia dianggap melakukan tekel keras terhadap pemain Atletico, Tiago Almada. Namun, tayangan ulang menunjukkan Martin lebih dulu menyentuh bola sebelum kakinya mengenai pergelangan kaki lawan.
Meski kontak terjadi cukup keras, keputusan tersebut langsung memicu protes dari berbagai pihak di stadion.
Pelatih Atletico, Diego Simeone, sempat menyambut keputusan kartu merah tersebut. Namun reaksinya berubah menjadi kecewa saat insiden ditinjau ulang melalui VAR.
VAR Ubah Keputusan, Laga Tetap Seimbang
Setelah meninjau ulang melalui monitor VAR, Busquets Ferrer akhirnya mengubah keputusan. Kartu merah dibatalkan dan diganti menjadi kartu kuning, sehingga Gerard Martin tetap bisa melanjutkan pertandingan.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menyambut positif keputusan tersebut karena menjaga keseimbangan jumlah pemain di lapangan.
Namun, keputusan ini justru memicu perdebatan luas di kalangan analis dan pakar wasit di Spanyol.
Perdebatan Panjang di Kalangan Pengamat
Sejumlah pakar menilai keputusan wasit sudah tepat. Analis dari media El Desmarque, Asubio, menyebut bahwa tidak semua tekel keras layak diganjar kartu merah jika pemain tidak memiliki niat mencederai dan masih berupaya memainkan bola.
Pendapat serupa disampaikan Eduardo Iturralde Gonzalez di program Carrusel Deportivo (Cadena SER), yang menilai kartu kuning sudah cukup dalam situasi tersebut.
Namun, analis Radio Marca, Perez Borul, memiliki pandangan berbeda. Ia menilai tekel Martin tetap layak diganjar kartu merah karena kontak keras di area pergelangan kaki.
Perbedaan pendapat ini menegaskan bahwa insiden Gerard Martin menjadi salah satu momen paling kontroversial dalam laga Atletico Madrid vs Barcelona musim ini.
