Kabar kurang menyenangkan datang dari Chelsea. Klub asal London itu menjatuhkan sanksi internal kepada Enzo Fernandez berupa larangan tampil dalam dua pertandingan.
Keputusan ini diambil setelah pernyataan Enzo dalam sebuah wawancara memicu polemik, terutama terkait masa depannya. Ucapan tersebut dinilai tidak sejalan dengan nilai yang sedang dibangun klub dan sempat menimbulkan ketegangan di ruang ganti.
Manajer Liam Rosenior memastikan Enzo absen dalam laga melawan Port Vale di FA Cup serta pertandingan penting kontra Manchester City.
Komentar Enzo yang Picu Kontroversi
Masalah bermula dari wawancara Enzo di kanal YouTube Avirales. Dalam pernyataannya, ia mengaku memiliki ketertarikan besar untuk tinggal di Spanyol, khususnya Madrid.
“Saya ingin tinggal di Spanyol. Saya sangat menyukai Madrid, kota itu mengingatkan saya pada Buenos Aires,” ujar Enzo.
Ia juga menambahkan bahwa faktor bahasa menjadi salah satu alasan utama, karena merasa lebih nyaman menggunakan bahasa Spanyol dibandingkan bahasa Inggris.
Meski terdengar sebagai preferensi pribadi, pernyataan tersebut dinilai tidak tepat waktu mengingat statusnya masih terikat kontrak jangka panjang bersama Chelsea.
Masa Depan Mulai Dipertanyakan
Sebelum kontroversi ini, Enzo juga sempat menimbulkan spekulasi terkait masa depannya. Dalam wawancara dengan ESPN Argentina, ia tidak memberikan kepastian soal kelanjutan kariernya di Stamford Bridge.
“Saya tidak tahu,” ucap Enzo singkat saat ditanya soal masa depannya.
Jawaban tersebut membuat manajemen mulai khawatir, terutama karena Enzo diproyeksikan sebagai salah satu pilar utama tim.
Sikap Tegas Chelsea
Rosenior menegaskan bahwa sanksi ini merupakan keputusan bersama pihak klub, bukan keputusan individu. Ia menekankan pentingnya menjaga budaya tim.
“Mengecewakan melihat Enzo berbicara seperti itu. Sebuah garis telah dilangkahi dalam budaya kami,” tegas Rosenior.
Ia juga memastikan bahwa pintu belum sepenuhnya tertutup bagi Enzo, namun aturan tetap harus ditegakkan.
Agen Enzo Melawan
Keputusan Chelsea mendapat respons keras dari agen Enzo, Javier Pastore. Ia menilai hukuman tersebut berlebihan dan tidak adil.
Menurut Pastore, kliennya tidak pernah secara eksplisit menyatakan ingin meninggalkan klub. Ia juga menilai sanksi ini justru merugikan tim dalam momen krusial.
“Hukuman itu tidak masuk akal. Enzo tidak mengatakan ingin pergi,” tegasnya.
Pastore bahkan membuka kemungkinan untuk mencari klub baru jika tidak ada kesepakatan dengan Chelsea.
