Kisah Karier Kepelatihan John Herdman: Kantongi Lisensi UEFA di Usia 20 Tahun, Timnas Indonesia Jadi Tantangan Menarik untuk Naik Level

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membagikan perjalanan panjang karier kepelatihannya yang dimulai sejak usia sangat muda. Pria asal Inggris ini sudah terjun ke dunia kepelatihan saat baru berusia 17 tahun.

Dedikasinya terbukti dengan keberhasilan meraih lisensi kepelatihan pertamanya hanya setahun kemudian. Langkah cepat ini menjadi fondasi yang membawanya menapaki dunia kepelatihan internasional.

“Saya memulai kepelatihan pada usia 17 tahun. Saya mendapat kualifikasi pertama saya pada usia 18 tahun,” ujar Herdman, dikutip dari kanal YouTube Timnas Indonesia.

Herdman mengaku memiliki sifat obsesif ketika benar-benar berkomitmen pada sesuatu. Sifat ini mendorongnya mengejar lisensi UEFA saat baru berusia 20 tahun.

“Lisensi UEFA saya diperoleh pada usia 20 tahun. Saya memiliki kepribadian obsesif ketika berkomitmen pada sesuatu yang ingin saya jalani sepenuhnya,” jelas Herdman.

Kekuatan dan Tantangan

Sifat obsesif Herdman dianggap sebagai kekuatan sekaligus kelemahan dalam kariernya. Namun, gairah besar itulah yang membawanya menjelajah dari Inggris ke Selandia Baru, Kanada, dan kini Indonesia, untuk merasakan berbagai budaya sepak bola.

“Itu adalah kekuatan sekaligus kelemahan. Komitmen dan gairah membimbing saya dari Inggris ke Selandia Baru, ke Kanada, dan sekarang ke Indonesia, untuk merasakan budaya yang berbeda,” ujarnya.

“Pada saat yang sama, saya bekerja dengan negara-negara yang siap naik ke level berikutnya, di mana saya sebagai pelatih dan pemimpin bisa membantu, baik itu tim putri Selandia Baru maupun tim pria dan tim putri Kanada, mencapai level selanjutnya,” tambah Herdman.

Fokus Utama John Herdman

Kini, fokus utama Herdman adalah memberikan dampak besar bagi perkembangan Timnas Indonesia. Ia melihat peluang besar bagi negara ini untuk melakukan lompatan prestasi.

“Indonesia sangat menarik karena jelas terlihat bahwa negara ini siap untuk naik ke level berikutnya,” ujar Herdman.

“Semoga warisan saya adalah dapat membantu proses itu berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Mungkin Anda Menyukai