Manchester City menunjukkan karakter kuat saat menyingkirkan Newcastle United dengan skor 3-1 pada putaran kelima FA Cup di St James’ Park. Tim asuhan Pep Guardiola bangkit setelah sempat tertinggal lebih dulu dan memastikan tiket ke perempat final.
Kemenangan ini menegaskan keberhasilan strategi rotasi besar Guardiola, yang memberi energi baru bagi tim dalam laga yang berlangsung intens.
Newcastle Memulai dengan Tekanan Tinggi
Tuan rumah langsung tampil agresif sejak menit awal, menekan pertahanan Manchester City. Nick Woltemade hampir membuka skor, tetapi sundulannya berhasil disapu Nico González tepat di garis gawang.
Gol pembuka akhirnya tercipta melalui Sandro Tonali, yang mengirim umpan terobosan ke Harvey Barnes. Barnes lolos dari jebakan offside dan melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu diantisipasi kiper, Aaron Ramsdale.
Gol ini membuat atmosfer stadion semakin bergemuruh, tetapi justru membangunkan Manchester City yang mulai menguasai jalannya pertandingan.
Respons Cepat Manchester City
Tekanan beruntun akhirnya menghasilkan gol penyeimbang. Umpan silang keras Jeremy Doku melewati kotak penalti dan mengenai lutut Savinho sebelum masuk ke gawang.
Gol ini mengubah momentum. Newcastle kehilangan kontrol, sementara Manchester City mulai mengatur ritme serangan dengan lebih dominan.
Marmoush Kembali Jadi Mimpi Buruk Newcastle
Pada babak kedua, serangan City semakin menggila. Gol kedua tercipta dari sisi kanan serangan, di mana Matheus Nunes mengirim umpan ke depan gawang dan Omar Marmoush menyelesaikannya dengan tenang di tiang jauh.
Beberapa menit kemudian, Marmoush kembali mencetak gol lewat sepakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau Ramsdale. Penampilan Marmoush kembali menjadi mimpi buruk bagi Newcastle; penyerang asal Mesir itu kini telah mencetak tujuh gol dalam enam pertandingan melawan tim asuhan Eddie Howe.
Rotasi Guardiola Terbukti Efektif
Keputusan Guardiola melakukan rotasi pemain terbukti tepat. Manchester City tidak hanya tampil lebih segar, tetapi juga memastikan diri lolos ke perempat final FA Cup untuk musim kedelapan secara beruntun.
