Persita Tangerang harus menerima sanksi dari Komite Disiplin PSSI setelah pertandingan dramatis melawan Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026. Klub berjuluk Pendekar Cisadane itu dijatuhi denda sebesar Rp50 juta.
Sanksi tersebut berkaitan dengan insiden unik yang terjadi pada laga pekan ke-22 yang digelar pada 22 Februari 2026. Dalam pertandingan tersebut, Persita harus memainkan penyerang Hokky Caraka sebagai penjaga gawang darurat pada menit-menit akhir pertandingan.
Masalah sebenarnya bukan pada keputusan menjadikan Hokky sebagai kiper. Namun, Komdis PSSI menilai Persita melanggar regulasi karena tidak menyediakan jersey kiper tanpa nomor punggung yang seharusnya disiapkan untuk kondisi darurat.
Akibatnya, Hokky terpaksa mengenakan jersey kiper yang dipakai secara terbalik. Situasi tersebut akhirnya berujung pada sanksi administratif bagi Persita Tangerang.
Komdis PSSI Jatuhkan Denda untuk Persita
Keputusan tersebut tercantum dalam hasil sidang Komite Disiplin PSSI yang digelar pada 25 Februari 2026. Sidang tersebut membahas sejumlah pelanggaran yang terjadi pada laga antara Persib Bandung dan Persita Tangerang.
Dalam dokumen resmi, Persita dinyatakan melanggar regulasi pertandingan terkait perlengkapan penjaga gawang. Klub tidak menyediakan jersey kiper tanpa nomor punggung untuk skenario darurat.
Padahal, dalam regulasi kompetisi, setiap tim diwajibkan menyiapkan seragam kiper cadangan tanpa nomor. Jersey tersebut digunakan apabila pemain lapangan harus menggantikan posisi penjaga gawang.
Akibat pelanggaran itu, Komdis PSSI menjatuhkan sanksi denda kepada Persita dengan rincian sebagai berikut:
-
Tim: Persita Tangerang
-
Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
-
Pertandingan: Persib Bandung vs Persita Tangerang
-
Tanggal kejadian: 22 Februari 2026
-
Jenis pelanggaran: Tidak menyediakan seragam penjaga gawang tanpa nomor
-
Keputusan: Denda Rp50.000.000
Drama Hokky Caraka Jadi Penjaga Gawang
Situasi dramatis terjadi pada menit-menit akhir pertandingan. Kiper utama Persita, Igor Rodrigues, maju membantu serangan demi mencari gol penyeimbang.
Namun, situasi tersebut justru menjadi bumerang. Persib melancarkan serangan balik cepat yang membuat Igor Rodrigues terpaksa melanggar Beckham Putra.
Pelanggaran itu berujung kartu merah bagi Igor Rodrigues. Masalahnya, Persita sudah tidak memiliki jatah pergantian pemain.
Alasan Hokky Caraka Dipilih Jadi Kiper
Pelatih Persita, Carlos Pena, kemudian mengambil keputusan darurat dengan menunjuk Hokky Caraka sebagai penjaga gawang hingga laga berakhir.
Keputusan tersebut juga dipengaruhi kondisi fisik Hokky yang sudah tidak optimal di lini depan.
“Alasannya karena Hokky sempat merasa kram dan tidak bisa banyak berlari,” ujar Carlos Pena.
“Dia menyelesaikan pertandingan dengan rasa kram, jadi kami menempatkannya sebagai penjaga gawang.”
