Ketajaman Lautaro Martinez Tak Muncul di Laga Krusial

Inter Milan gagal meraih kemenangan saat menjamu Napoli dalam duel penting Serie A di San Siro. Meski sempat dua kali unggul, Nerazzurri harus puas berbagi poin setelah laga berakhir imbang 2-2.

Sorotan utama tertuju pada kapten tim, Lautaro Martinez, yang tampil di bawah ekspektasi. Penyerang asal Argentina itu kesulitan menunjukkan ketajaman yang biasanya menjadi pembeda di lini depan Inter.

Hasil imbang ini membuat pertandingan berjalan dengan tensi tinggi hingga menit akhir. Namun, performa Lautaro yang kembali gagal mencetak gol menjadi catatan tersendiri.

Mandul di Pertandingan Penting

Lautaro Martinez kini tercatat dua laga beruntun di Serie A tanpa gol. Catatan tersebut sekaligus menggagalkan peluangnya menyamai rekor Julio Ricardo Cruz yang pernah mencetak gol dalam tujuh pertandingan liga secara beruntun pada 2007.

Sebelumnya, Lautaro sempat mencatatkan gol dalam lima laga berturut-turut. Namun, tren tersebut terhenti saat Inter menang 2-0 atas Parma, meski ia tidak mencatatkan namanya di papan skor.

Saat menghadapi Napoli, Lautaro tetap aktif bergerak dan membantu membangun serangan. Namun, ia gagal mendapatkan peluang bersih untuk benar-benar mengancam kiper Napoli, Vanja Milinkovic-Savic.

Kontribusinya dalam membuka ruang dan melakukan pressing layak diapresiasi, tetapi belum cukup untuk membawa Inter mengamankan kemenangan.

Duel Sengit di San Siro

Laga pekan ke-20 Serie A 2025/2026 yang digelar di Stadio Giuseppe Meazza, Senin (12/1/2026) dini hari WIB, berlangsung dengan tempo tinggi sejak awal.

Inter membuka keunggulan lewat gol cepat Federico Dimarco. Napoli kemudian menyamakan kedudukan melalui Scott McTominay pada menit ke-26.

Inter kembali memimpin setelah Hakan Calhanoglu sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-73. Namun, keunggulan tersebut tak bertahan lama setelah McTominay mencetak gol keduanya pada menit ke-81.

Hasil ini membuat Inter gagal memaksimalkan laga kandang. Evaluasi lini serang, terutama performa Lautaro Martinez di laga besar, menjadi pekerjaan rumah penting bagi Simone Inzaghi ke depan.

Mungkin Anda Menyukai