Kebangkitan Kobbie Mainoo di Manchester United: Sentuhan Michael Carrick Jadi Pembeda

Perjalanan Kobbie Mainoo di Manchester United sempat berada di titik krusial. Gelandang muda hasil binaan akademi klub itu nyaris kehilangan arah di tengah perubahan taktik serta minimnya kesempatan bermain. Namun, sebuah keputusan penting dari Michael Carrick menjadi titik balik dalam kariernya.

Pada masa kepelatihan Ruben Amorim, Mainoo kesulitan mendapatkan peran ideal di tim utama. Skema 3-4-3 yang diterapkan pelatih asal Portugal tersebut tidak sepenuhnya mengakomodasi karakter bermain sang gelandang. Meski demikian, Mainoo tetap dipandang sebagai aset jangka panjang klub.

Amorim bahkan sempat menegaskan keinginannya untuk mempertahankan Mainoo di Old Trafford. Ironisnya, dalam kebutuhan tim saat itu, ia belum menjadi pilihan utama di lini tengah. Situasi ini terasa kontradiktif, mengingat Amorim juga menyebut Mainoo sebagai “masa depan” Manchester United.

Segalanya berubah ketika Michael Carrick ditunjuk sebagai pelatih interim. Salah satu langkah awalnya adalah mengembalikan Mainoo ke dalam starting XI. Keputusan tersebut langsung berbuah manis. Manchester United tampil meyakinkan dan sukses menundukkan Manchester City dengan skor 2-0 pada laga akhir pekan lalu.

Carrick Sudah Mengenal Mainoo Sejak Lama

Penampilan tersebut menjadi titik balik bagi Mainoo. Di usia 20 tahun, gelandang internasional Inggris itu tampil tenang, percaya diri, serta menunjukkan kematangan dalam mengatur tempo permainan.

Carrick pun memberi sinyal kuat bahwa Mainoo bukan sekadar proyek masa depan, melainkan bagian penting dari tim saat ini.

Kepercayaan tersebut lahir dari hubungan panjang di antara keduanya. Carrick mengaku telah mengenal Mainoo sejak usia 13 atau 14 tahun, ketika dirinya masih berada di jalur kepelatihan usia muda.

“Saya sangat menikmati bekerja dengan Kobbie. Saya sudah mengenalnya sejak dia masih sangat muda,” ujar Carrick kepada media. Ia menekankan pentingnya pemain akademi memahami makna membela Manchester United, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Penilaian Carrick terhadap Sosok Mainoo

Bagi Carrick, kebangkitan Mainoo bukan semata persoalan kemampuan teknis. Ia menyoroti karakter, mentalitas, serta kesiapan sang gelandang menghadapi tekanan di level tertinggi.

“Untuk berkembang secepat itu, Anda harus bermain di laga besar dan memberi dampak. Itu menunjukkan kepribadian dan caranya menghadapi tantangan,” jelas Carrick. Menurutnya, Mainoo merupakan sosok pendiam yang mampu ‘berbicara’ banyak melalui performanya di lapangan.

Penampilan melawan Manchester City terasa seperti pernyataan tegas dari Mainoo. Ia bermain lepas, menikmati setiap sentuhan, dan menunjukkan bahwa kepercayaan pelatih bisa menjadi kunci kebangkitan seorang pemain muda.

Kini, di bawah arahan Michael Carrick, Kobbie Mainoo tak lagi sekadar menanti kesempatan. Ia telah membuktikan diri siap memikul peran penting dan menjawab kepercayaan yang diberikan di Old Trafford.

Mungkin Anda Menyukai