Juventus mulai memperlihatkan sinyal kebangkitan menjelang pertengahan musim 2025/2026. Permainan Bianconeri tampak lebih stabil, rapi, dan kompetitif dibandingkan periode awal musim.
Perubahan tersebut tak lepas dari sentuhan Luciano Spalletti di bangku pelatih. Di bawah arahannya, struktur permainan Juventus terlihat lebih jelas, sementara kepercayaan diri para pemain perlahan kembali terbangun.
Meski demikian, peningkatan itu belum sepenuhnya memuaskan. Juventus dinilai masih memiliki celah yang menghambat mereka untuk benar-benar bersaing di level tertinggi, baik di Serie A maupun kompetisi Eropa.
Pandangan tersebut disampaikan oleh mantan penyerang Juventus, Alessandro Matri, yang menilai bahwa klub membutuhkan langkah berani di bursa transfer Januari 2026.
Progres Positif, Tapi Belum Sempurna
Matri mengakui adanya perkembangan nyata dalam permainan Juventus dalam beberapa pekan terakhir. Ia melihat tim kini tampil lebih terorganisir dan konsisten saat menghadapi pertandingan-pertandingan krusial.
Menurutnya, pendekatan kolektif yang diterapkan Spalletti mulai membuahkan hasil, terlihat dari keseimbangan antar lini dan respons tim di situasi sulit. Namun, ia menilai fondasi tersebut masih perlu diperkuat.
Juventus, kata Matri, membutuhkan tambahan kualitas agar progres yang ada tidak berhenti di tengah jalan.
Tonali Dinilai Bisa Mengubah Wajah Juventus
Sorotan utama Matri tertuju pada lini tengah. Ia menilai Juventus masih kekurangan figur gelandang papan atas yang mampu mengangkat level permainan tim secara keseluruhan.
Baginya, kehadiran pemain dengan kualitas elite bisa menjadi pembeda signifikan. Dalam konteks itu, nama Sandro Tonali disebut sebagai contoh ideal.
Matri menilai Tonali memiliki karakter, pengalaman, dan kualitas yang dapat membawa Juventus naik kelas. Namun, ia juga menyadari bahwa faktor finansial menjadi tantangan besar.
Ia meragukan apakah Juventus memiliki kemampuan untuk melakukan investasi besar dalam waktu dekat, meskipun transfer semacam itu diyakini dapat memberikan dampak instan.
Dengan kata lain, Tonali dipandang sebagai solusi ideal—namun kemungkinan besar masih sulit diwujudkan pada saat ini.
