Judul: Drama 7 Gol di Kediri, Semen Padang Gagalkan Kemenangan Malut United

Dua laga penuh drama tersaji pada pekan ke-22 BRI Super League, Jumat (20/2/2026) malam. Pertandingan Persik Kediri vs Bhayangkara FC menghadirkan hujan tujuh gol, sementara duel Semen Padang FC kontra Malut United berakhir imbang dramatis.


Persik Kediri 3-4 Bhayangkara FC: Tujuh Gol dan Kartu Merah

Bermain di Stadion Brawijaya, Persik harus mengakui keunggulan Bhayangkara dengan skor 3-4 dalam laga penuh tensi.

Tim tamu membuka keunggulan cepat lewat Slavko Damjanovic pada menit ke-6. Persik membalas melalui sepakan jarak jauh Kiko Carneiro (32’), namun Nehar Sadiki kembali membawa Bhayangkara unggul sebelum turun minum.

Babak kedua berlangsung lebih terbuka. Jose Enrique menyamakan skor (51’), tetapi Privat Mbarga kembali membuat Bhayangkara memimpin. Ernesto Gomez mencetak gol balasan untuk mengubah skor menjadi 3-3.

Drama puncak terjadi di menit akhir ketika Henry Doumbia mencetak gol penentu kemenangan. Situasi makin sulit bagi Persik setelah Kiko Carneiro menerima kartu merah pada menit 90+7. Skor 3-4 bertahan hingga laga usai.

Hasil ini mengangkat Bhayangkara ke peringkat delapan dengan 32 poin, sementara Persik tertahan di posisi ke-12 dengan 26 angka.


Semen Padang 2-2 Malut United: Comeback di Injury Time

Di Stadion H. Agus Salim, Malut United sempat berada di atas angin setelah unggul dua gol lewat Tyronne del Pino (21’) dan Nilson Junior (40’) melalui skema bola mati.

Semen Padang baru bangkit di menit akhir. Kianz Froese memperkecil ketertinggalan pada menit ke-87 lewat situasi kemelut. Puncaknya, Maicon Souza mencetak gol penyeimbang pada menit 90+1 melalui sepakan setengah voli yang sempat ditinjau VAR sebelum disahkan.

Malut harus menutup laga dengan 10 pemain setelah Safrudin Tahar menerima kartu merah. Skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang.

Tambahan satu poin membuat Malut United tetap di peringkat keempat dengan 41 angka. Semen Padang masih berada di posisi ke-16 dengan 16 poin.

Mungkin Anda Menyukai