Jejak Karier Amar Brkic, Alumni Timnas Indonesia U-17 Piala Dunia 2023 yang Kini Bersinar di Liga Jerman U-19

Mantan pemain Timnas Indonesia U-17, Amar Rayhan Brkic, terus menunjukkan perkembangan positif dalam karier sepak bolanya. Pemain muda ini masih berkiprah di Jerman dan saat ini membela Darmstadt U-19.

Amar, yang lahir di Frankfurt pada 11 Juni 2007, merupakan salah satu talenta diaspora Indonesia yang konsisten menimba pengalaman di sepak bola Eropa, khususnya di level usia muda.

Pada musim ini, Brkic menjadi bagian penting dari skuad Darmstadt U-19. Ia tercatat tampil dalam 11 dari 12 pertandingan Liga Jerman U-19, dengan satu-satunya absensi terjadi saat menghadapi FC Kaiserslautern U-19.

Menariknya, terdapat perubahan peran bagi Amar Brkic. Meski dikenal sebagai gelandang serang, ia kini lebih sering dimainkan sebagai bek kiri dan mampu beradaptasi dengan baik.


Torehan 3 Assist dalam 11 Laga

Kontribusi Amar Brkic tetap terlihat meski bermain lebih ke belakang. Dari 11 penampilan, pemain setinggi 170 cm itu telah mencatatkan tiga assist, menunjukkan kemampuannya dalam mendukung serangan tim.

Amar lahir dari keluarga dengan latar belakang akademik. Ayahnya berasal dari Bosnia, sementara ibunya merupakan perempuan asal Kebumen yang menjabat sebagai Ketua Cabang Istimewa Muhammadiyah di Jerman.

Perjalanan sepak bolanya dimulai di klub-klub lokal Frankfurt, seperti Blau-Gelb dan Rot-Weiss Frankfurt. Ia kemudian melanjutkan pembinaan di Kickers Offenbach sebelum bakatnya menarik perhatian akademi Hoffenheim.

Amar bergabung dengan Hoffenheim pada 2022 dan menghabiskan dua musim di sana hingga 2024, sebelum akhirnya melanjutkan karier di akademi Darmstadt.


Pengalaman di Piala Dunia U-17 2023

Meski memiliki peluang membela Jerman atau Bosnia, Amar Brkic memilih memperkuat Timnas Indonesia U-17. Ia menjadi bagian dari skuad Garuda Muda di Piala Dunia U-17 2023.

Dalam turnamen tersebut, Amar tampil dalam dua dari tiga pertandingan Timnas Indonesia U-17. Hingga kini, seiring bertambahnya usia dan perkembangan kariernya, ia belum menentukan pilihan tim nasional yang akan dibelanya di level senior.

Mungkin Anda Menyukai