Fenomena pemain diaspora yang memilih berkarier di BRI Super League semakin terlihat dalam beberapa musim terakhir. Salah satu nama yang kini santer dibicarakan adalah Ivar Jenner, yang disebut-sebut segera bergabung dengan Persija Jakarta.
Gelandang Timnas Indonesia tersebut dikabarkan sudah sangat dekat dengan Macan Kemayoran dan berpotensi diperkenalkan sebagai rekrutan anyar dalam waktu dekat. Jika terealisasi, Jenner akan menambah daftar pemain diaspora yang memilih melanjutkan karier di kompetisi domestik.
Sebelumnya, beberapa pemain keturunan telah lebih dulu merumput di BRI Super League, seperti Eliano Reijnders dan Thom Haye bersama Persib Bandung, Rafael Struick di Dewa United, serta Jordi Amat yang juga memperkuat Persija Jakarta.
Namun, muncul pertanyaan lanjutan: apakah kehadiran Ivar Jenner benar-benar menjadi solusi bagi kebutuhan Persija di lini tengah?
Profil Permainan yang Beririsan
Bila menilik komposisi skuad saat ini, Persija Jakarta sejatinya membutuhkan gelandang kreatif dengan peran pengatur serangan atau tipe number ten. Kebutuhan tersebut semakin terasa setelah kepergian Gustavo Franca ke Arema FC.
Dalam konteks ini, kedatangan Ivar Jenner dinilai belum sepenuhnya menambal lubang yang ditinggalkan Franca. Secara karakter, gaya bermain Jenner cenderung mirip dengan gelandang yang sudah dimiliki Persija, seperti Fabio Calonego maupun Van Basty Sousa.
Persaingan di sektor tengah pun diprediksi bakal ketat. Bahkan, tidak menutup kemungkinan Jenner harus memulai dari bangku cadangan, mengingat posisi Calonego dan Van Basty saat ini terbilang cukup sulit untuk tergeser.
Faktor Regulasi Bisa Jadi Nilai Tambah
Meski demikian, ada aspek lain yang bisa membuat kehadiran Ivar Jenner bernilai strategis. BRI Super League musim 2025/2026 memberlakukan aturan yang mewajibkan setiap tim memainkan setidaknya satu pemain U-23 selama minimal 45 menit di setiap pertandingan.
Dalam hal ini, Jenner—yang masih berusia 23 tahun—berpotensi menjadi solusi ideal bagi Persija. Kehadirannya bisa memberi fleksibilitas lebih bagi tim pelatih dalam memenuhi regulasi tersebut tanpa mengorbankan keseimbangan permainan.
Selama ini, Persija mengandalkan beberapa nama untuk mengisi slot U-23, seperti Dony Tri Pamungkas, Rayhan Hannan, Figo Dennis, hingga Arlyansyah Abdulmanan. Jika Jenner resmi bergabung, persaingan internal di kelompok usia muda tersebut dipastikan semakin menarik.
