Perombakan besar akhirnya dilakukan Tottenham Hotspur dengan menunjuk sosok baru di kursi pelatih. Klub asal London Utara itu resmi mempercayakan jabatan manajer kepada Roberto De Zerbi mulai 31 Maret 2026, menggantikan Igor Tudor yang sebelumnya memimpin tim.
Penunjukan De Zerbi sebenarnya bukan keputusan yang tiba-tiba. Manajemen Spurs sudah memantau situasi sejak beberapa waktu lalu, terutama ketika performa tim mengalami penurunan signifikan di bawah arahan Tudor. Harapan tinggi yang sempat muncul di awal penunjukan pelatih asal Kroasia tersebut perlahan memudar akibat hasil yang jauh dari ekspektasi.
Pada fase awal kepemimpinannya, Tudor harus menghadapi kenyataan pahit setelah Tottenham Hotspur menelan empat kekalahan beruntun di berbagai kompetisi. Rentetan hasil buruk itu membuat posisi klub di klasemen terganggu sekaligus memicu kritik dari para pendukung.
Kondisi tersebut mendorong manajemen untuk mulai mempertimbangkan perubahan di kursi pelatih. Momen jeda internasional pada Maret 2026 pun dimanfaatkan sebagai waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi menyeluruh sekaligus mengambil keputusan penting demi menyelamatkan musim.
Pilihan akhirnya jatuh kepada De Zerbi, pelatih yang dikenal memiliki filosofi permainan menyerang dan pernah mengenyam pendidikan di akademi AC Milan. Ia diharapkan mampu membawa angin segar bagi Spurs, baik dari segi taktik maupun mentalitas tim.
Kini, tantangan besar menanti De Zerbi untuk mengangkat performa Tottenham dan mengembalikan kepercayaan para pendukung. Pergantian ini menjadi sinyal kuat bahwa klub tidak ingin berlarut-larut dalam tren negatif dan siap mengambil langkah tegas demi kembali bersaing di level tertinggi.
