Pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, langsung membuat gebrakan dengan memanggil 41 pemain dalam agenda seleksi awal. Langkah ini dinilai sebagai keputusan yang wajar sekaligus strategis, mengingat ia masih dalam tahap mengenal lebih dalam kualitas serta potensi para pemain yang tersedia.
Menurut pengamat sepak bola nasional, Toni Ho, kebijakan tersebut mencerminkan pendekatan yang adil. Ia menilai Herdman ingin memberikan kesempatan yang sama kepada semua pemain, baik yang sudah langganan timnas maupun yang sebelumnya jarang mendapat panggilan. Dengan jumlah pemain yang cukup banyak, proses seleksi diharapkan bisa berjalan lebih objektif.
Menariknya, dalam daftar tersebut terdapat sejumlah nama yang sebelumnya sempat tidak dilibatkan pada era Patrick Kluivert. Pemain seperti Nadeo Argawinata, Ivar Jenner, dan Witan Sulaeman kembali mendapat kesempatan untuk bersaing memperebutkan tempat di skuad utama.
Selain itu, Herdman juga memberi perhatian khusus pada pemain muda, terutama dari kelompok usia U-23. Sejumlah nama potensial dipanggil untuk melihat sejauh mana mereka mampu bersaing dengan pemain senior. Kombinasi antara pengalaman dan energi muda diharapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi tim ke depan.
Ke depan, pelatih asal Kanada tersebut kemungkinan akan menggelar laga internal atau uji coba sebagai bagian dari proses penilaian. Momen ini tentu menjadi kesempatan emas bagi para pemain, khususnya generasi muda, untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dan mengamankan tempat di Timnas Indonesia.
