Laga Napoli vs Chelsea pada matchday terakhir fase liga Liga Champions 2025/26 digelar di Stadio Diego Armando Maradona, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. Chelsea keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2.
The Blues meraih kemenangan lewat gol Enzo Fernandez pada menit ke-19 serta dua gol Joao Pedro di menit ke-61 dan 82. Napoli sempat memberikan perlawanan lewat gol Antonio Vergara (33’) dan Rasmus Hojlund (43’).
Hasil ini mengantarkan Chelsea finis di peringkat keenam klasemen akhir fase liga dan memastikan tiket otomatis ke babak 16 besar Liga Champions. Sebaliknya, Napoli harus mengakhiri fase liga di posisi ke-30 dan dipastikan tersingkir dari kompetisi Eropa musim ini.
Tim asuhan Antonio Conte sebenarnya sempat berada di atas angin setelah membalikkan keadaan sebelum turun minum. Namun, keunggulan tersebut gagal dipertahankan ketika Chelsea tampil lebih dominan pada babak kedua.
Awal Laga dan Kebangkitan Napoli
Chelsea tampil agresif sejak menit awal dengan pressing tinggi yang membuat Napoli kesulitan mengembangkan permainan. Tekanan tersebut berbuah penalti setelah Juan Jesus melakukan handball dari situasi bola mati. Enzo Fernandez yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang.
Tertinggal lebih dulu, Napoli perlahan menemukan ritme permainan dan mulai menciptakan peluang berbahaya. Antonio Vergara menyamakan kedudukan lewat aksi individu, sebelum Rasmus Hojlund membawa tuan rumah unggul 2-1 menjelang turun minum.
Dua Gol Penentu Joao Pedro
Memasuki babak kedua, Chelsea kembali mengendalikan jalannya pertandingan dengan intensitas serangan yang lebih terorganisir. Gol penyama kedudukan tercipta pada menit ke-61 melalui tembakan jarak jauh Joao Pedro yang tak mampu dibendung kiper Napoli.
Chelsea terus menekan pertahanan lawan hingga akhirnya memastikan kemenangan lewat gol kedua Joao Pedro pada menit ke-82. Gol tersebut lahir dari kerja sama tim yang rapi sekaligus memupus harapan Napoli untuk bertahan di Liga Champions.
Pertandingan ini menegaskan perbedaan efektivitas kedua tim pada momen krusial. Kegagalan mempertahankan keunggulan membuat Napoli harus mengakhiri perjalanan Eropa mereka lebih cepat dari target awal musim.
