Harry Maguire memberikan sinyal positif terkait masa depannya di Manchester United. Bek timnas Inggris tersebut optimistis pembicaraan kontrak barunya dengan klub akan mencapai titik temu.
Pemain berusia 33 tahun itu kembali menjadi sosok penting di lini belakang Setan Merah dalam beberapa bulan terakhir. Performanya turut membantu tim naik ke posisi tiga klasemen Premier League, sekaligus membuka jalan bagi dirinya kembali ke skuad timnas Inggris.
Meski begitu, Maguire menegaskan bahwa keputusan soal masa depannya tidak akan didasari faktor emosional semata. Ia ingin kesepakatan yang tercapai benar-benar menguntungkan kedua belah pihak.
Optimistis Capai Kesepakatan
Kontrak Maguire saat ini dijadwalkan berakhir di tengah berlangsungnya Piala Dunia. Namun, pembicaraan mengenai perpanjangan kontrak disebut sudah memasuki tahap lanjutan.
Didatangkan dari Leicester City pada 2019 dengan nilai transfer 80 juta pounds, Maguire yakin solusi terbaik akan segera ditemukan.
“Saya rasa memang sudah ada pembicaraan. Saya percaya kami akan mencapai kesepakatan yang terbaik untuk klub dan juga untuk saya,” ujar Maguire.
Ia juga memberi sinyal bahwa keputusan final tidak akan memakan waktu lama.
“Soal bentuk kesepakatannya, saya yakin Anda akan mengetahuinya dalam beberapa minggu ke depan. Saya pikir semuanya akan segera terselesaikan, apakah saya bertahan atau pergi.”
Tak Ingin Bertahan karena Sentimen
Meski memiliki ikatan emosional dengan klub, Maguire menegaskan bahwa ia tidak ingin bertahan hanya karena faktor sentimental.
“Ya, saya mencintai klub ini. Tapi semuanya harus tepat untuk saya, dan juga harus tepat untuk klub,” lanjutnya.
“Saya tidak ingin bertahan hanya karena nilai sentimental. Saya ingin bertahan karena saya memang dibutuhkan dan bisa membantu klub terus berkembang.”
Menurutnya, kesamaan visi antara pemain dan klub menjadi kunci dalam menentukan kelanjutan kerja sama.
Dampak Positif Michael Carrick
Di tengah pembicaraan kontrak, Maguire juga menyoroti perubahan positif sejak Michael Carrick mengambil alih kursi manajer pada Januari lalu.
Ia kembali menjadi pilihan utama dan membantu tim memperbaiki performa. Salah satu perubahan signifikan adalah kembalinya sistem empat bek yang dinilai lebih efektif dibandingkan formasi sebelumnya.
Maguire juga memberikan komentar mengenai mantan pelatih United, Ruben Amorim.
“Saya tidak punya banyak hal buruk untuk dikatakan tentang Ruben. Saya menyukainya dan saya pikir dia punya ide bagus. Hanya saja, itu tidak berjalan di Manchester United.”
“Saya yakin dia akan memiliki karier yang luar biasa dan mungkin akan meraih banyak kesuksesan di klub berikutnya.”
