Jakarta – Duel AS Roma kontra AC Milan menjadi salah satu pertandingan krusial pada pekan ke-22 Liga Italia 2025/2026. Laga yang berlangsung di Stadion Olimpico, Senin (26/1/2026) dini hari WIB tersebut, berakhir imbang 1-1 dan diwarnai momen spesial bagi Koni De Winter.
AC Milan sempat berada di posisi unggul lebih dulu lewat gol De Winter pada menit ke-62. Namun keunggulan itu tak bertahan lama setelah Roma menyamakan skor melalui eksekusi penalti Lorenzo Pellegrini di menit ke-74.
Tambahan satu poin membuat Rossoneri gagal meraih kemenangan di ibu kota. Meski demikian, pertandingan ini tetap menjadi malam berkesan bagi De Winter karena ia berhasil mencatatkan gol pertamanya sejak berseragam Milan.
Gol Debut dan Reaksi De Winter
De Winter mengaku tetap merasa puas dengan penampilannya meski hasil akhir tidak sepenuhnya sesuai harapan. Bek asal Belgia tersebut menyebut gol perdananya sebagai pencapaian penting dalam proses adaptasinya di Milan.
“Saya sangat senang bisa mencetak gol pertama saya untuk AC Milan,” ujar De Winter. Menurutnya, momen itu menjadi bukti bahwa kerja kerasnya mulai membuahkan hasil.
Ia juga menyinggung penalti yang membuat timnya gagal mengamankan kemenangan. “Kami sebenarnya sudah berada di posisi yang bagus, tapi penalti itu mengubah segalanya dan kami harus menerimanya,” ungkapnya.
De Winter menilai Roma tampil agresif sejak awal pertandingan. “Mereka menekan dengan keras di babak pertama, tetapi kami bertahan sebagai tim dan mampu menjaga pertahanan tetap solid,” tambahnya.
Dalam beberapa pekan terakhir, performa De Winter mulai mendapat apresiasi setelah sebelumnya sempat menuai kritik. Fleksibilitasnya yang mampu bermain di berbagai sisi pertahanan menjadi nilai tambah, meski persaingan di lini belakang Milan tetap ketat dengan hadirnya pemain lain seperti Strahinja Pavlovic.
Kepercayaan Allegri dan Tanggung Jawab Taktis
De Winter menegaskan bahwa peningkatan performanya bukan berasal dari hal khusus, melainkan konsistensi dalam menjalankan arahan pelatih Massimiliano Allegri.
“Pelatih meminta saya bermain sederhana dan disiplin, dan itu adalah prinsip yang berlaku untuk seluruh tim,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa tugas utamanya adalah menjaga keseimbangan permainan tanpa terlalu sering meninggalkan posisinya.
Bek muda tersebut juga merasakan kepercayaan penuh dari sang pelatih. “Menyenangkan bisa bermain, membantu rekan-rekan setim, dan merasakan kepercayaan dari pelatih,” tuturnya.
Kepercayaan itu tercermin dari menit bermain yang terus ia peroleh. Penampilan yang stabil membuat De Winter tampil menonjol dalam laga kontra Roma, sekaligus memperkuat posisinya dalam skuad utama Rossoneri.
