Jakarta – Gelandang Barcelona, Gavi, menegaskan bahwa cedera serius yang sempat menghentikan langkahnya tidak mengikis ambisi besar dalam karier. Pemain muda Spanyol itu menargetkan kembali merumput pada Februari, sambil terus memelihara mimpi tampil di Piala Dunia 2026.
Setelah menjalani operasi pada lutut kanan pada September lalu, Gavi harus menerima kenyataan absen cukup lama dari kompetisi. Paruh pertama musim pun dilewati dari luar lapangan, menjadikannya salah satu fase paling menantang dalam perjalanan profesionalnya.
Meski tak bisa ambil bagian langsung, Gavi tetap mengikuti perkembangan tim dengan saksama. Ia memilih menjaga keterlibatan emosional dengan skuad sambil memusatkan perhatian pada pemulihan agar bisa kembali dalam kondisi optimal.
Tahapan Rehabilitasi yang Disusun Hati-hati
Sejak menjalani tindakan medis, Gavi mengikuti program pemulihan individual di fasilitas latihan klub. Setiap tahap dirancang secara detail, dengan pendekatan bertahap tanpa mengambil risiko yang bisa memperlambat proses.
Bulan Februari dipatok sebagai target realistis untuk kembali siap bermain. Klub dan pemain sepakat untuk tidak terburu-buru, demi memastikan kondisi lutut benar-benar stabil sebelum kembali ke lapangan.
Di sisi lain, Gavi mengaku ada perasaan campur aduk melihat performa positif Barcelona. Kebanggaan terhadap rekan setim berjalan beriringan dengan rasa tidak sabar karena belum bisa membantu secara langsung.
Refleksi Gavi Selama Masa Pemulihan
Dalam wawancaranya dengan media Spanyol usai latihan mandiri, Gavi mengungkapkan bahwa proses rehabilitasi sejauh ini berlangsung sesuai rencana. Ia merasa mampu mengikuti jadwal yang telah ditetapkan tim medis tanpa hambatan berarti.
Menurutnya, aspek mental justru menjadi ujian terbesar selama masa pemulihan panjang. Cedera tersebut mengajarkannya arti kesabaran, terutama saat harus menyaksikan pertandingan dari pinggir lapangan tanpa bisa berpartisipasi.
Harapan dan Motivasi ke Depan
Menjelang pergantian tahun, Gavi turut menyampaikan harapan kepada para pendukung Barcelona. Ia menekankan pentingnya kesehatan dan kebahagiaan, sembari berharap tim mampu bersaing hingga akhir musim untuk meraih prestasi maksimal.
Meski mengapresiasi performa tim yang konsisten, ia mengingatkan bahwa perjalanan masih panjang. Menurutnya, fokus dan kerja keras tetap dibutuhkan karena belum ada gelar yang benar-benar diamankan.
Secara pribadi, Gavi menegaskan bahwa prioritas utamanya saat ini adalah pulih sepenuhnya. Sejak awal, ia sudah memahami garis waktu pemulihan dan secara teoritis diperkirakan bisa kembali bermain sekitar lima bulan setelah cedera.
