Gagalkan Kemenangan Juventus, Jonathan David Tuai Sorotan

Tekanan terhadap Jonathan David kian memuncak setelah penyerang Juventus itu kembali gagal memberikan hasil maksimal bagi timnya. Dalam laga terbaru Liga Italia, kontribusi David kembali menjadi sorotan usai Si Nyonya Tua harus puas tanpa kemenangan.

Bermain di hadapan pendukung sendiri pada Sabtu (3/1/2026) di Turin, Juventus ditahan Lecce pada pertandingan pekan ke-18 Serie A. Hasil tersebut terasa mengecewakan mengingat Juve tampil dominan dan dituntut meraih poin penuh untuk menjaga persaingan di papan atas klasemen. Namun, penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat peluang demi peluang terbuang sia-sia.

Jonathan David, yang tampil sebagai ujung tombak, tak luput dari kritik. Sejak sebelum laga, penyerang asal Kanada itu memang sudah berada di bawah tekanan besar. Datang sebagai rekrutan musim panas 2025 dengan ekspektasi tinggi, performanya justru belum sesuai harapan. Ketajaman yang sempat ia tunjukkan di klub sebelumnya belum terlihat konsisten di Italia.

Catatan statistik semakin memperberat beban David. Hingga sebelum menghadapi Lecce, ia baru mengoleksi satu gol dari 16 penampilan di Liga Italia. Angka tersebut dinilai jauh dari standar seorang striker utama Juventus, klub yang selalu menuntut produktivitas tinggi dari lini depannya.

Hasil imbang kontra Lecce pun membuat kritik terhadap David semakin keras, baik dari media maupun pendukung. Banyak pihak menilai kegagalannya memaksimalkan peluang menjadi salah satu faktor utama Juventus gagal mengamankan kemenangan. Situasi ini menempatkan David pada posisi sulit, di mana ia dituntut segera bangkit dan membuktikan kualitasnya.

Dengan jadwal padat dan persaingan yang ketat, Juventus membutuhkan kontribusi nyata dari seluruh pemain, termasuk Jonathan David. Jika tak segera menemukan kembali performa terbaiknya, tekanan terhadap sang penyerang dipastikan akan terus meningkat seiring ambisi Juve meraih hasil maksimal di sisa musim.

Mungkin Anda Menyukai