Argentina dan Spanyol dipastikan saling berhadapan dalam ajang Finalissima yang akan digelar pada 27 Maret 2026. Laga prestisius ini mempertemukan dua juara benua—Amerika Selatan dan Eropa—dalam satu panggung elite sepak bola dunia.
Pertandingan akan berlangsung di Stadion Lusail, Qatar, venue bersejarah tempat Argentina mengangkat trofi Piala Dunia 2022. Finalissima pun kembali menjadi simbol supremasi global dua kekuatan besar sepak bola internasional.
Sorotan utama laga ini tertuju pada pertemuan perdana Lionel Messi dan Lamine Yamal. Dua bintang dari generasi berbeda akan berbagi lapangan dalam satu pertandingan kompetitif untuk pertama kalinya.
Finalissima dan Jejak Sejarah
Finalissima Argentina vs Spanyol akan menjadi edisi keempat sepanjang sejarah turnamen ini, sekaligus yang kedua pada abad ke-21.
Argentina datang dengan status juara bertahan usai mengalahkan Italia 3-0 di Wembley pada edisi 2022. Kemenangan tersebut menegaskan posisi Albiceleste sebagai penguasa terakhir Finalissima.
Sebelumnya, turnamen yang dahulu bernama Piala Artemio Franchi pertama kali dimenangi Prancis pada 1985 setelah menundukkan Uruguay. Argentina sendiri pernah mengangkat trofi ini pada 1993 usai menang adu penalti atas Denmark.
Messi vs Yamal: Cerita Dua Generasi
Finalissima ini akan menjadi momen bersejarah bagi Lamine Yamal, yang untuk pertama kalinya akan berhadapan langsung dengan Lionel Messi—figur yang kerap dijadikan tolok ukur kariernya.
Yamal kini menjadi pilar utama Spanyol di usia 18 tahun, sementara Messi melanjutkan kiprahnya bersama Inter Miami CF. Keduanya kerap disandingkan karena memiliki banyak kesamaan: lulusan Barcelona, bermain di sisi kanan, berkaki kiri, dan identik dengan nomor punggung 10.
Meski demikian, Yamal menegaskan keinginannya untuk menempuh jalannya sendiri.
“Saya menghormatinya atas semua yang telah ia lakukan untuk sepak bola. Jika kami bertemu di lapangan, akan ada rasa saling menghormati karena kami sama-sama pemain, dan bagi saya, dia adalah yang terbaik dalam sejarah,” ujar Yamal.
“Namun saya tidak ingin menjadi Messi. Saya ingin menjalani jalan saya sendiri, dan saya yakin dia memahami hal itu.”
Pertemuan Tak Langsung dan Konteks Piala Dunia
Meski baru akan bertemu di lapangan untuk pertama kalinya, Messi dan Yamal sebenarnya pernah ‘berjumpa’ sebelumnya. Pada 2007, Messi sempat berpose bersama Yamal yang masih bayi untuk kalender amal—foto yang kembali viral menjelang Euro 2024.
Selain itu, dokumentasi Yamal kecil bersama Messi di pusat latihan Barcelona juga sempat beredar, ketika Yamal masih menimba ilmu di akademi dan Messi membela tim utama.
Finalissima ini digelar hanya beberapa bulan sebelum Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Baik Argentina maupun Spanyol masuk dalam daftar unggulan juara, menjadikan duel ini sebagai tolok ukur kekuatan menjelang turnamen terbesar sepak bola dunia.
