Penutupan bursa transfer musim dingin tidak serta-merta membuat aktivitas AC Milan benar-benar berhenti. Meski terlihat relatif pasif pada jendela transfer Januari, manajemen I Rossoneri justru mulai menyiapkan langkah strategis untuk menyambut bursa musim panas yang dinilai akan jauh lebih sibuk.
Sepanjang bursa transfer Januari lalu, Milan memang tidak melakukan perekrutan besar. Klub lebih memilih bergerak secara hati-hati dengan fokus pada investasi jangka panjang ketimbang belanja pemain bintang. Kebijakan tersebut membuat aktivitas transfer Milan terbilang minim dibandingkan klub-klub besar Eropa lainnya.
Tercatat, AC Milan hanya mendatangkan tiga pemain muda. Nama pertama adalah Jacopo Sardo yang direkrut dari Monza. Selain itu, Milan juga mengamankan jasa Alphadjo Cisse dari Hellas Verona serta Magnus Dalpiaz yang didatangkan dari Bayern Muenchen. Ketiganya merupakan pemain berusia di bawah 21 tahun yang diproyeksikan untuk pengembangan jangka panjang.
Dua dari tiga pemain anyar tersebut, yakni Sardo yang berusia 20 tahun dan Dalpiaz yang masih 18 tahun, dipersiapkan untuk memperkuat Milan Futuro. Tim tersebut menjadi wadah pengembangan talenta muda agar siap menembus skuad utama di masa depan. Sementara itu, Alphadjo Cisse yang berusia 19 tahun langsung dilepas dengan status pinjaman ke Catanzaro guna mendapatkan jam terbang reguler.
Meski minim belanja, langkah Milan diyakini bukan tanpa perhitungan. Manajemen klub disebut tengah berupaya mengamankan sumber dana tambahan yang bisa dimanfaatkan pada bursa transfer musim panas nanti. Dengan modal tersebut, Milan berpeluang lebih agresif untuk memperkuat skuad utama sesuai kebutuhan tim.
Pendekatan ini menunjukkan perubahan strategi I Rossoneri yang kini lebih selektif dalam mengelola keuangan klub. Alih-alih melakukan pembelian impulsif, Milan tampak berfokus pada stabilitas finansial sekaligus memaksimalkan potensi pemain muda yang dimiliki.
Dengan musim panas yang diperkirakan akan menjadi periode penting bagi perombakan tim, AC Milan diyakini bakal mulai bergerak lebih aktif begitu jendela transfer kembali dibuka. Minimnya aktivitas di Januari bisa jadi hanyalah pemanasan sebelum langkah besar di bulan-bulan mendatang.
