Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menegaskan bahwa ia tidak terlalu khawatir dengan isu cedera yang kerap menimpa pemain anyar Layvin Kurzawa. Menurut Hodak, padatnya jadwal pertandingan justru menjadi kesempatan bagi Kurzawa untuk kembali menemukan ritme terbaik.
Dalam sekitar 3,5 bulan ke depan, Persib akan menghadapi jadwal padat karena harus berlaga di dua kompetisi, yaitu AFC Champions League 2 2025 dan BRI Super League. Tim asuhan Hodak diperkirakan akan memainkan setidaknya 19 pertandingan, bahkan jumlah itu bisa bertambah menjadi 21 hingga 25 laga, tergantung perkembangan kompetisi.
“Artinya, akan ada banyak menit bermain yang bisa diberikan kepadanya,” ujar Hodak.
Bukan Situasi Baru
Pelatih asal Kroasia itu mengakui bahwa Kurzawa memang cukup lama tidak bermain. Namun, kondisi serupa pernah dialami Persib sebelumnya, misalnya oleh Federico Barba dan Stefano Beltrame, yang juga sempat absen beberapa bulan.
“Pemain seperti itu memang butuh waktu untuk kembali ke performa terbaik. Tapi kualitas Kurzawa tetap menjadi nilai tambah besar bagi tim,” jelas Hodak.
“Dia memang perlu adaptasi, tapi punya kualitas yang kami butuhkan. Bagi fans dan klub, tentu menyenangkan bisa mendatangkan pemain besar ke liga ini,” imbuhnya.
Menunggu Administrasi
Terkait kapan Kurzawa dan Dion Markx mulai berlatih, Hodak menyebut Kurzawa akan bergabung setelah seluruh dokumen administrasinya rampung.
“Kurzawa masih menunggu penyelesaian KITAS sebagai syarat utama. Dia akan mulai latihan setelah KITAS-nya selesai. Untuk Dion, kami masih menunggu kedatangannya, mungkin dalam satu atau dua hari ke depan sudah tiba di sini,” tutup Hodak.
