Persaingan di papan atas BRI Super League 2025/2026 kian memanas setelah Malut United menaklukkan Persik Kediri dengan skor telak 4-0 pada laga pekan ke-18. Pertandingan tersebut digelar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Sabtu (24/01/2026).
Kemenangan ini terasa semakin penting bagi Malut United, terlebih setelah dua tim pesaing, Borneo FC dan Persija Jakarta, juga meraih hasil positif. Borneo FC menang tipis 1-0 atas Persis, sementara Persija menumbangkan Madura United 2-0. Dalam situasi tersebut, Persik menjadi korban keganasan Laskar Kie Raha.
Titik balik laga terjadi pada menit ke-22 saat Persik harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Rezaldi Hehanusa diganjar kartu merah. Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik oleh Malut United untuk menekan dan membongkar pertahanan Macan Putih.
Empat gol kemenangan tuan rumah dicetak oleh Ciro Alves (27’), David Da Silva (36’), Yakob Sayuri (38’), dan Tyronne del Pino (49’).
“Hasil ini sangat penting bagi kami untuk tetap bersaing di papan atas. Namun perjalanan masih panjang dan kami harus tetap fokus dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya,” ujar Tyronne del Pino.
Tyronne: Persik Tim yang Bagus
Meski meraih kemenangan meyakinkan, Malut United tetap berada di posisi keempat klasemen sementara dengan koleksi 37 poin. Mereka terpaut tiga poin dari Borneo FC di puncak klasemen, serta hanya satu angka dari Persib Bandung dan Persija Jakarta yang sama-sama mengoleksi 38 poin.
Sepanjang pertandingan, Malut United tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 61 persen. Dari total 15 tembakan yang dilepaskan, tujuh di antaranya mengarah tepat ke gawang.
“Kami sangat senang dengan kemenangan ini. Sejak awal kami sudah mengetahui kekuatan Persik. Mereka memiliki pemain dan pelatih yang bagus,” tambah Tyronne.
Kata-Kata Hendri Susilo
Pelatih kepala Malut United, Hendri Susilo, turut mengapresiasi kerja keras para pemainnya. Ia menilai kedisiplinan dalam menjalankan taktik menjadi kunci kemenangan telak atas Persik.
“Alhamdulillah, berkat kerja keras dan pemain mampu menjalankan instruksi dengan baik, kami bisa memenangkan pertandingan ini. Penampilan mereka sangat impresif,” kata Hendri.
Namun, pelatih berusia 60 tahun tersebut mengingatkan timnya agar tidak larut dalam euforia. Menurutnya, persaingan di putaran kedua akan jauh lebih berat.
“Kami sudah sampaikan kepada para pemain bahwa putaran kedua ini akan lebih menantang. Kami harus tetap fokus dan konsisten menghadapi laga-laga berikutnya,” ujarnya.
Tetap Lakukan Evaluasi
Meski puas dengan hasil yang diraih, Hendri Susilo menegaskan tim pelatih tetap akan melakukan evaluasi demi meningkatkan performa tim ke depan.
“Evaluasi tetap kami lakukan, baik secara tim maupun individu. Kami juga akan segera menyiapkan rencana permainan untuk pertandingan selanjutnya,” pungkasnya.
