Persib Bandung kembali menjadi sorotan publik sepak bola nasional setelah mengambil langkah yang terbilang tidak biasa. Klub berjuluk Maung Bandung itu resmi mendaftarkan nama I Made Wirawan, penjaga gawang legendaris yang kini telah berusia 44 tahun, ke dalam skuad kompetisi. Keputusan tersebut membuka peluang terciptanya rekor baru di Liga Indonesia.
Jika nantinya Made benar-benar diturunkan dalam pertandingan resmi, ia berpotensi mencatatkan diri sebagai pemain tertua yang pernah tampil di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Tanah Air. Usia yang sudah kepala empat tak menyurutkan keyakinan Persib terhadap pengalaman dan kualitas sang kiper senior.
Menariknya, Made Wirawan sebelumnya telah menyatakan pensiun sebagai pemain profesional usai Persib menuntaskan Liga 1 musim 2022/2023. Setelah gantung sarung tangan, ia tidak sepenuhnya meninggalkan dunia sepak bola. Made justru tetap berada di lingkungan tim dengan peran berbeda.
Mantan kiper tim nasional Indonesia itu dipercaya menjadi asisten pelatih kiper Persib Bandung. Dalam kapasitas tersebut, ia berperan penting mendampingi dan membimbing para penjaga gawang muda Maung Bandung dalam sesi latihan maupun persiapan pertandingan.
Sepanjang perjalanannya sebagai bagian dari staf kepelatihan, Made telah bekerja sama dengan sejumlah pelatih kiper asing. Ia sempat mendampingi Luizinho Passos sebelum akhirnya kini bekerja bersama Mario Jozik yang menjadi bagian dari jajaran kepelatihan Persib di bawah arahan pelatih kepala Bojan Hodak.
Pendaftaran Made sebagai pemain dinilai sebagai langkah antisipatif sekaligus strategis. Selain menjadi opsi darurat di bawah mistar, kehadirannya juga membawa nilai pengalaman dan kepemimpinan yang besar di ruang ganti tim. Persib pun dinilai memiliki sosok panutan yang memahami kultur klub sekaligus tuntutan kompetisi.
Kini, publik menanti apakah Persib benar-benar akan menurunkan Made Wirawan dalam laga resmi. Jika itu terjadi, bukan hanya catatan pribadi yang tercipta, tetapi juga sebuah momen bersejarah yang menegaskan bahwa usia bukanlah penghalang selama kualitas dan dedikasi masih terjaga.
