Kedatangan Vico diumumkan melalui akun Instagram resmi klub pada Rabu (14/1/2026) siang WIB. Pemain kelahiran Cascavel, Paraná, tersebut menjadi rekrutan pertama Dewa United pada bursa transfer paruh musim.
Vico mengaku antusias bergabung dengan skuad asuhan Jan Olde Riekerink. Sejak hari pertama, ia langsung merasakan atmosfer klub yang sarat ambisi serta mentalitas juara.
“Bergabung dengan Dewa United membuat saya langsung merasakan atmosfer berprestasi yang tinggi. Sejak hari pertama, saya melihat klub yang sangat terorganisasi, memiliki struktur modern, didukung para profesional yang kompeten, serta mentalitas yang jelas untuk meraih kemenangan,” ujar Vico, Rabu (14/1/2026).
“Tujuannya bukan sekadar bersaing, tetapi memperebutkan gelar juara, bertumbuh secara konsisten, dan mengukuhkan diri sebagai salah satu klub besar sepak bola Indonesia,” lanjutnya.
Semakin Termotivasi
Ambisi besar tersebut kian memotivasi Vico Duarte. Mantan pemain PSS Sleman itu menilai filosofi dan arah klub sangat selaras dengan perjalanan karier serta mentalitasnya sebagai pesepak bola profesional.
“Hal ini sangat memotivasi saya karena sejalan sepenuhnya dengan perjalanan karier dan mentalitas yang saya miliki sebagai seorang atlet,” tegasnya.
Datang pada putaran kedua, winger berusia 29 tahun itu menilai momennya sangat tepat. Pengalaman bermain di Indonesia membuatnya lebih matang dalam memahami karakter kompetisi, lawan, serta ritme pertandingan.
“Saya percaya ini adalah momen yang tepat karena saya datang dengan kedewasaan yang lebih matang, berbekal pengalaman di sepak bola Indonesia, serta pemahaman yang lebih baik mengenai liga, lawan, dan ritme kompetisi,” sambung Vico.
Cocok dengan Karakter Permainan
Selain faktor mental dan pengalaman, kesesuaian gaya bermain juga menjadi alasan kuat Vico memilih Dewa United. Menurutnya, filosofi permainan Banten Warriors sangat cocok dengan karakter yang ia miliki.
“Gaya bermain Dewa United sangat sesuai dengan karakter permainan saya—penguasaan bola, permainan kolektif, pergerakan tanpa bola yang dinamis, serta kombinasi cepat,” ucap winger asal Brasil tersebut.
Menatap putaran kedua yang krusial, Vico menegaskan kesiapannya memikul tanggung jawab besar. Ia bertekad membantu Dewa United finis di posisi terbaik pada akhir musim.
“Putaran kedua sangat menentukan, ketika detail-detail kecil menjadi pembeda. Saya fokus, siap secara fisik, dan matang secara mental untuk memikul tanggung jawab serta membantu tim mengubah ambisi menjadi hasil nyata di lapangan,” pungkasnya.
