Pertarungan sarat gengsi akan mewarnai pekan ke-25 Liga Italia 2025-2026 saat Inter Milan berhadapan dengan Juventus. Laga klasik bertajuk Derby d’Italia ini kembali menjadi magnet utama kompetisi, mengingat rivalitas panjang dan ambisi besar kedua tim dalam perburuan posisi papan atas.
Sorotan tertuju kepada pelatih Inter, Christian Chivu, yang disebut-sebut tengah menyiapkan pendekatan berbeda demi meredam kekuatan Si Nyonya Tua. Chivu memahami betul bahwa duel melawan Juventus bukan sekadar pertandingan biasa. Selain menyangkut gengsi, laga ini juga menjadi kesempatan untuk mematahkan tren kurang meyakinkan Inter saat bersua tim-tim besar musim ini.
Sepanjang musim 2025-2026, Inter kerap tampil solid ketika menghadapi tim papan tengah dan bawah. Namun, saat bertemu rival selevel, performa I Nerazzurri belum sepenuhnya konsisten. Hal inilah yang memunculkan anggapan bahwa Inter masih memiliki “kutukan” ketika melawan sesama penghuni papan atas.
Chivu dikabarkan menyiapkan sejumlah kejutan taktik. Salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan adalah perubahan pendekatan dalam fase transisi, dengan pressing yang lebih agresif sejak lini depan. Selain itu, variasi serangan melalui sektor sayap juga akan dimaksimalkan untuk membongkar pertahanan Juventus yang terkenal disiplin.
Di sisi lain, Juventus datang dengan kepercayaan diri tinggi. Konsistensi permainan dan efektivitas lini serang membuat mereka menjadi ancaman nyata. Inter harus ekstra waspada terhadap serangan balik cepat yang selama ini menjadi senjata andalan tim asal Turin tersebut.
Atmosfer pertandingan dipastikan membara. Dukungan penuh dari publik tuan rumah diyakini akan menjadi energi tambahan bagi Inter. Para pendukung berharap momen ini menjadi titik balik, sekaligus pembuktian bahwa tim kesayangan mereka mampu bersaing dan menang dalam laga besar.
Bagi Chivu, duel ini juga menjadi ujian kapasitasnya sebagai arsitek tim. Keputusan taktis, keberanian melakukan rotasi, hingga membaca jalannya pertandingan akan sangat menentukan hasil akhir. Jika strategi kejutan yang disiapkan berjalan efektif, bukan tidak mungkin Inter akhirnya mampu menghapus catatan kurang apik mereka melawan tim besar.
Dengan segala bumbu rivalitas, tekanan, dan ambisi, laga Inter kontra Juventus kali ini diprediksi berlangsung sengit sejak menit pertama. Pertanyaannya kini, mampukah I Nerazzurri mematahkan tren negatif dan membuktikan bahwa mereka siap menantang siapa pun dalam perebutan gelar musim ini?
