Chelsea resmi mengakhiri kebersamaan dengan Raheem Sterling. Klub asal London Barat itu mengumumkan kepergian sang winger melalui pernyataan singkat berdurasi sekitar 60 kata, menandai berakhirnya perjalanan Sterling di Stamford Bridge setelah tiga setengah musim.
Sterling meninggalkan Chelsea berdasarkan kesepakatan bersama, mengakhiri periode sulit yang ia jalani setelah tersingkir dari skuad utama. Pemain berusia 31 tahun itu sudah lama berada di luar rencana tim dan sempat terpinggirkan selama berbulan-bulan.
Situasinya mulai berubah sejak musim panas 2024, ketika pelatih Enzo Maresca mencoretnya dari skuad utama. Sejak saat itu, Sterling masuk daftar pemain yang tidak lagi dibutuhkan dan kerap disebut sebagai bagian dari “bomb squad” Chelsea.
Pada musim 2024/25, Sterling sempat dipinjamkan ke Arsenal sebelum kembali ke Chelsea, namun lebih banyak menghabiskan waktu bersama tim cadangan.
Pernyataan Resmi Chelsea
Dalam pernyataan resminya pada Rabu (28/1/2026) malam WIB, Chelsea menyampaikan apresiasi singkat atas kontribusi Sterling sejak direkrut dari Manchester City pada musim panas 2022.
“Raheem Sterling hari ini telah meninggalkan Chelsea Football Club berdasarkan kesepakatan bersama, mengakhiri tiga setengah musim kebersamaan sejak bergabung dari Manchester City pada 2022,” tulis Chelsea.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kontribusinya dan mendoakan kesuksesan pada tahap berikutnya dalam kariernya.”
Masa Depan Raheem Sterling
Sterling merespons perpisahan tersebut dengan pesan singkat bernuansa optimistis. “Semua mata tertuju pada masa depan. Tuhan Maha Besar,” tulisnya.
Nama Sterling kini dikaitkan dengan sejumlah klub, baik di Liga Inggris maupun luar negeri. Napoli disebut menjadi salah satu tujuan potensial bagi mantan pemain Manchester City tersebut.
Sterling terakhir kali tampil membela Chelsea pada Mei 2024 sebelum sepenuhnya dibekukan oleh Maresca. Sang pelatih sempat menegaskan bahwa Sterling bukan tipe winger yang sesuai dengan filosofi permainannya.
“Raheem adalah pribadi yang luar biasa dan selalu berlatih dengan baik,” ujar Maresca. “Namun setiap pelatih memiliki ide berbeda. Dari sisi tipe winger, dia bukan yang saya butuhkan. Itu tidak berarti dia bukan pemain bagus. Sejarah dan statistiknya berbicara sendiri.”
Kini, lembaran baru terbuka bagi Raheem Sterling. Setelah masa sulit di Stamford Bridge, sang winger bersiap melanjutkan kariernya di pelabuhan baru dengan harapan kembali menemukan performa terbaiknya.
