Cerdiknya Ajax! Maarten Paes Selamat dari Skandal Paspor di Liga Belanda

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, berhasil terhindar dari polemik administrasi di Liga Belanda berkat langkah cepat dan ketelitian Ajax Amsterdam. Di tengah mencuatnya isu “paspoortgate” di Eredivisie, keputusan Ajax terbukti krusial dalam melindungi status sang pemain.

Paes resmi bergabung dengan Ajax pada Februari 2026 setelah meninggalkan FC Dallas. Sejak April 2024, ia telah berstatus sebagai Warga Negara Indonesia, yang berarti otomatis melepaskan kewarganegaraan Belandanya sesuai aturan yang berlaku.

Masalah muncul karena regulasi di Belanda dan Indonesia sama-sama tidak mengizinkan kewarganegaraan ganda. Kondisi ini membuat pemain naturalisasi harus memenuhi syarat sebagai pemain non-Uni Eropa, termasuk izin kerja dan ketentuan administratif lainnya.

Ajax memilih langkah hati-hati sejak awal. Klub raksasa Belanda itu menunda debut Paes demi memastikan seluruh dokumen dan izin tinggalnya benar-benar sah secara hukum. Keputusan ini sempat membuat sang kiper tidak bisa bermain maupun berlatih untuk sementara waktu.

Dalam prosesnya, Paes bahkan harus kembali ke Amerika Serikat untuk mengurus visa tinggal sementara agar bisa bekerja secara legal di Belanda. Setelah semua dokumen lengkap, barulah ia kembali ke Amsterdam dan siap memperkuat tim.

Langkah proaktif Ajax ini menjadi pembeda di tengah kekacauan yang melanda Eredivisie. Banyak klub lain justru terjebak masalah serupa karena kurang sigap dalam mengantisipasi perubahan status pemain naturalisasi.

Kasus ini mencuat setelah laporan NAC Breda terhadap Go Ahead Eagles terkait status Dean James. Pemain tersebut diduga tidak memenuhi syarat sebagai pemain Uni Eropa setelah menjadi WNI.

Dampaknya meluas. Sejumlah pemain keturunan Indonesia seperti Justin Hubner dan Nathan Tjoe-A-On ikut terdampak dan harus dinonaktifkan sementara oleh klub masing-masing.

Di tengah situasi tersebut, Maarten Paes justru menjadi contoh bagaimana manajemen yang tepat bisa menghindarkan klub dan pemain dari risiko besar. Kini, ia diperkirakan sudah bisa kembali tampil bersama Ajax usai jeda internasional.

Laga melawan FC Twente pun berpotensi menjadi momentum kembalinya Paes, sekaligus penegasan bahwa keputusan hati-hati Ajax sejak awal tidak sia-sia.

Mungkin Anda Menyukai