Catatan Unik Justin Hubner di Eredivisie: Bek Muda Indonesia Tembus 3 Besar Raja Tekel Eropa

Justin Hubner kembali mencuri perhatian di pentas Eropa. Bek Timnas Indonesia itu tercatat sebagai pemain U-23 dengan jumlah sliding tackle terbanyak ketiga di tujuh liga top Eropa musim 2025/2026.

Pencapaian tersebut diraih Hubner bersama Fortuna Sittard di Eredivisie. Ia membukukan rata-rata 1,01 sliding tackle per pertandingan, sebuah angka yang sejajar dengan bek Barcelona, Gerard Martin.

Data tersebut dirilis oleh penyedia statistik sepak bola DataMB dan dipublikasikan melalui akun Instagram resmi mereka, @DataMB_, pada Senin (9/2/2026). Catatan itu menempatkan Hubner dalam jajaran elite bek muda paling agresif di Eropa.

Dalam daftar tersebut, Hubner hanya berada di bawah Brayann Pereira (NEC Nijmegen) dengan rata-rata 1,20 tekel, serta Abdukodir Khusanov (Manchester City) yang mencatatkan 1,11.


Catatan Tekel Hubner Lebih Unggul dari Bek Real Madrid

Menariknya, Hubner mampu mengungguli sejumlah pemain muda yang membela klub-klub besar. Ia melampaui Raul Asencio dari Real Madrid (0,87), Andres Castrin dari Sevilla (0,78), hingga Jacobo Ramon dari Como 1907 (0,76).

Jacobo Ramon sendiri baru meninggalkan Real Madrid menuju Como 1907 pada awal musim ini, dengan klausul pembelian kembali yang berlaku dalam tiga tahun ke depan, yakni pada 2026, 2027, dan 2028.

Sepanjang musim ini, Hubner telah tampil 16 kali bersama Fortuna Sittard, terdiri dari 15 laga Eredivisie dan satu pertandingan KNVB Beker. Dari jumlah tersebut, ia tujuh kali dipercaya sebagai starter, sementara sisanya masuk sebagai pemain pengganti.

Secara karakter, Hubner memang dikenal sebagai bek yang lugas dan tanpa kompromi. Pemain berusia 22 tahun itu tak ragu terlibat dalam duel keras demi menghentikan serangan lawan.


Koleksi Kartu Justin Hubner

Gaya bermain agresifnya membuat Hubner mendapat julukan “El Preman” dari suporter Timnas Indonesia. Identitas tersebut semakin melekat berkat konsistensinya dalam duel satu lawan satu.

Namun, intensitas tinggi itu juga membawa risiko. Dari 15 penampilan di Eredivisie, Hubner telah mengoleksi tujuh kartu kuning dan satu kartu merah bersama Fortuna Sittard.

Statistik ini menegaskan bahwa Hubner bukan sekadar bek muda potensial, melainkan sosok yang berani mengambil risiko demi timnya. Di tengah persaingan ketat sepak bola Eropa, namanya kini mulai berdiri sejajar dengan talenta muda dari klub-klub besar.

Mungkin Anda Menyukai