Jakarta – Juventus akan menghadapi tantangan tandang saat bertemu Cagliari dalam lanjutan Liga Italia akhir pekan ini. Duel Cagliari vs Juventus dijadwalkan berlangsung di Stadion Unipol Domus, Minggu (18/1/2026) dini hari WIB pukul 02.45.
Kedua tim datang dengan kondisi yang bertolak belakang. Juventus tengah menikmati tren positif, sementara Cagliari masih berjuang keras menjauh dari papan bawah klasemen. Perbedaan situasi ini membuat laga diprediksi berjalan menarik, dengan tekanan lebih besar berada di kubu tuan rumah.
Juventus kini perlahan menjelma menjadi penantang serius dalam perburuan Scudetto. Di bawah arahan Luciano Spalletti, performa Bianconeri mengalami peningkatan signifikan. Lima kemenangan dari enam laga terakhir menjadi sinyal kebangkitan, termasuk kemenangan meyakinkan 5-0 atas Cremonese.
Sebaliknya, Cagliari masih kesulitan menemukan konsistensi. Tim asuhan Fabio Pisacane belum mampu keluar dari bayang-bayang zona degradasi dan memiliki catatan buruk saat berhadapan dengan Juventus. Kondisi ini membuat laga kandang kali ini menjadi ujian berat bagi Rossoblu.
Juventus Bangkit Bersama Spalletti
Juventus membuka paruh kedua musim dengan cara impresif. Kemenangan besar atas Cremonese di Turin menjadi kemenangan terbesar mereka sejak beberapa tahun terakhir dan menegaskan peningkatan kualitas permainan tim.
Sejak ditangani Luciano Spalletti pada November lalu, Juventus termasuk tim dengan perolehan poin terbaik di Serie A. Dalam periode tersebut, hanya Inter Milan yang mampu mencatatkan hasil lebih konsisten. Situasi ini membuat Juventus terus menekan tim-tim di papan atas, meski target realistis mereka tetap mengamankan posisi Liga Champions.
Pertahanan Juventus juga menunjukkan perkembangan signifikan. Lima clean sheet dalam tujuh laga terakhir menjadi bukti solidnya lini belakang. Kembalinya Bremer dari cedera memberikan dampak besar dalam menjaga stabilitas pertahanan. Juventus pun berambisi memperpanjang catatan positif di laga tandang sebelum menghadapi jadwal berat melawan Benfica dan Napoli.
Cagliari Masih Berjuang Keluar dari Tekanan
Cagliari menghadapi laga ini dengan beban besar. Mereka belum pernah mengalahkan Juventus dalam sembilan pertemuan terakhir di liga, dengan kemenangan terakhir terjadi pada pertengahan 2020. Selama rentang tersebut, Cagliari kerap kesulitan mengimbangi kualitas lawan.
Performa terbaru Rossoblu juga belum meyakinkan. Dari tiga pertandingan terakhir, mereka hanya mampu mengamankan satu poin. Kekalahan 0-3 dari Genoa pada laga sebelumnya semakin memperburuk situasi, membuat Cagliari kini berada di peringkat ke-16 klasemen dan rawan terseret ke zona degradasi.
Rekor kandang pun belum banyak membantu. Cagliari baru mengoleksi dua kemenangan di kandang sepanjang musim ini. Untuk mencuri poin dari Juventus, mereka membutuhkan performa di atas rata-rata serta strategi yang tepat dari Fabio Pisacane.
Kondisi Tim dan Perkiraan Susunan Pemain
Juventus dipastikan belum bisa menurunkan Dusan Vlahovic dan Daniele Rugani. Namun, Federico Gatti sudah kembali tersedia setelah pulih dari cedera. Jonathan David diprediksi menjadi ujung tombak, dengan dukungan lini tengah yang dikomandoi Weston McKennie dan Manuel Locatelli.
Di sisi Cagliari, perubahan di lini depan kemungkinan dilakukan setelah gagal mencetak gol pada laga sebelumnya. Semih Kilicsoy dan Gennaro Borrelli bersaing untuk posisi penyerang utama, sementara Sebastiano Esposito dan Zito Luvumbo berpeluang mengisi peran pendukung.
Cagliari masih harus kehilangan Alessandro Deiola, Michael Folorunsho, Andrea Belotti, dan Mattia Felici akibat cedera. Yerry Mina juga masih diragukan tampil.
Perkiraan Susunan Pemain:
Cagliari (3-5-2)
Caprile; Zappa, Rodriguez, Luperto; Palestra, Adopo, Prati, Mazzitelli, Obert; Esposito, Kilicsoy.
Juventus (3-4-2-1)
Di Gregorio; Kalulu, Bremer, Kelly; McKennie, Locatelli, Thuram, Cambiaso; Miretti, Yildiz; David.
