Penyerang muda Timnas Indonesia, Miliano Jonathans, resmi berganti klub pada bursa transfer musim dingin Januari 2026. Winger berusia 21 tahun itu meninggalkan FC Utrecht untuk bergabung dengan Excelsior Rotterdam.
Excelsior mengumumkan peminjaman Miliano Jonathans dari sesama klub Eredivisie 2025/2026, FC Utrecht, hingga akhir musim. Kehadiran Miliano diharapkan mampu menambah daya gedor lini serang Excelsior yang sejauh ini masih minim produktivitas.
Saat ini, Excelsior berada dalam posisi rawan di klasemen. Klub berjuluk Roodzwarten tersebut menempati peringkat ke-14 dengan koleksi 19 poin, hanya unggul empat angka dari zona degradasi. Dengan masih menyisakan 16 pertandingan, Excelsior dituntut untuk tampil lebih agresif demi menjauh dari ancaman turun kasta.
Bisa Jadi Solusi Lini Depan
Salah satu masalah utama Excelsior musim ini adalah rendahnya produktivitas gol. Mereka menjadi tim dengan jumlah gol terendah kedua di Eredivisie 2025/2026, hanya mencetak 17 gol dari 17 pertandingan. Sebagai perbandingan, juru kunci NAC Breda baru mengoleksi 16 gol dari 18 laga.
Rata-rata satu gol per laga jelas menjadi alarm serius bagi tim asuhan Ruben den Uil. Karena itu, kehadiran Miliano Jonathans dipandang sebagai solusi potensial untuk meningkatkan kualitas serangan.
“Excelsior melihat Jonathans sebagai penguatan yang sangat dibutuhkan di sektor sayap kanan, posisi di mana Derensili Sanches Fernandes belum mampu menunjukkan performa meyakinkan musim ini,” tulis media Belanda, Voetbal Primeur.
Media tersebut juga menyoroti rekam jejak Miliano di kasta kedua Liga Belanda. “Musim lalu, Jonathans mencetak 11 gol dalam 18 pertandingan di Keuken Kampioen Divisie pada paruh pertama musim. Namun, performa itu belum kembali sejak ia pindah ke FC Utrecht. Meski demikian, ia tetap menjadi potensi menarik bagi Excelsior,” lanjut laporan tersebut.
Peluang Bangkit dan Tingkatkan Kualitas
Kepindahan ke Excelsior dinilai menguntungkan bagi perkembangan karier Miliano Jonathans. Minimnya menit bermain di FC Utrecht membuat kesempatan ini menjadi momentum penting untuk menambah jam terbang sekaligus mengembalikan kepercayaan diri.
Sejak bergabung dengan FC Utrecht dari Vitesse Arnhem setahun lalu, Miliano hanya mencatatkan 781 menit bermain dari 24 pertandingan di semua kompetisi, dengan kontribusi satu assist dan tanpa gol.
Ia juga beberapa kali diturunkan ke Jong Utrecht yang berlaga di Keuken Kampioen Divisie. Dari tujuh penampilan bersama tim cadangan, Miliano hanya mampu mencetak satu gol.
Misi Bertahan di Eredivisie
Excelsior saat ini masih berjuang keluar dari papan bawah Eredivisie 2025/2026. Dengan posisi ke-14 dan selisih poin yang tipis dari zona degradasi, setiap pertandingan menjadi krusial bagi mereka.
Di bawah arahan pelatih muda Ruben den Uil yang baru berusia 34 tahun, Excelsior menargetkan bertahan di Eredivisie dan memastikan tiket tampil di kompetisi kasta tertinggi Belanda musim 2026/2027.
Kehadiran Miliano Jonathans diharapkan menjadi salah satu kunci dalam misi berat tersebut.
