BRI Super League: PSIM Ditinggal Erwan Hendarwanto, Van Gastel Doakan Sang Asisten Ulangi Sihirnya di Garudayaksa FC

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, angkat bicara terkait kepergian asistennya, Erwan Hendarwanto, yang resmi meninggalkan Laskar Mataram pada paruh musim BRI Super League 2025/2026.

Pada Minggu (9/2/2026) malam WIB, manajemen PSIM mengumumkan perpisahan dengan Erwan. Pelatih yang berjasa membawa Laskar Mataram promosi ke kasta tertinggi itu memutuskan hijrah ke Garudayaksa FC, kontestan Pegadaian Championship.

Jean-Paul van Gastel menyebut keputusan tersebut tidak lepas dari ambisi Erwan untuk meniti karier sebagai pelatih kepala. Faktor itu pula yang membuat pelatih berusia 49 tahun tersebut menerima tawaran Garudayaksa FC.

“Pertama-tama, dia datang dengan permintaan untuk pergi ke Garudayaksa karena ambisinya adalah menjadi pelatih kepala. Dia mendapatkan kesempatan itu, jadi itulah alasan klub melepasnya,” ujar Van Gastel.


Menanti ‘Sihir’ Erwan

Menurut Van Gastel, manajemen dan tim pelatih memahami langkah tersebut. Karena itu, PSIM memilih memberi jalan bagi Erwan untuk berkembang, terlebih kontribusinya selama ini sangat besar bagi tim.

Van Gastel pun tak lupa menyampaikan doa terbaik untuk koleganya itu. Ia berharap Erwan mampu mengulang kesuksesan yang pernah ditorehkan bersama PSIM musim lalu.

“Saya harap dia bisa melakukan ‘sihirnya’ lagi seperti yang dia lakukan bersama PSIM musim lalu. Semoga dia sukses, dan suatu saat nanti dia kembali ke klub ini,” kata pelatih asal Belanda tersebut.

Dalam rilis resminya, manajemen PSIM melepas Erwan dengan status pinjaman ke klub yang disebut-sebut dimiliki Presiden Prabowo Subianto itu. Mereka juga mengklaim terdapat klausul khusus yang mengikat, sehingga Erwan wajib kembali setelah kompetisi berakhir.


Kepergian yang Mengejutkan

Kepergian Erwan terbilang mengejutkan. Setelah mengantar PSIM promosi, manajemen klub sempat menjanjikan bonus berupa kursus lisensi kepelatihan AFC Pro bagi pelatih asal Magelang, Jawa Tengah itu. Namun, janji tersebut belum terealisasi hingga saat ini.

Di sisi lain, hengkangnya Erwan menjadi kehilangan tersendiri bagi PSIM. Selain berperan besar dalam perjalanan promosi musim lalu, ia juga merupakan sosok yang sangat memahami karakter tim secara mendalam.

Sementara itu, Erwan Hendarwanto kini bersiap memulai lembaran baru sebagai nahkoda Garudayaksa FC. Ia bahkan sudah memimpin sesi latihan perdana tim di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, pada Kamis (12/2/2026).

Saat ini, klub berjuluk Spirit of Garuda tersebut bertengger di puncak klasemen sementara Grup Barat Pegadaian Championship 2025/2026 dengan koleksi 34 poin dari 18 pertandingan.

Mungkin Anda Menyukai