PSBS Biak menatap laga tandang kontra Malut United dengan tekad kuat untuk membawa pulang poin. Bentrok kedua tim akan tersaji pada pekan ke-16 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Minggu (4/1/2026) pukul 13.30 WIB.
Meski harus menempuh perjalanan panjang menuju Ternate dengan jadwal pertandingan yang cukup mepet, caretaker pelatih PSBS, Kahudi Wahyu Widodo, memastikan kondisi fisik pemain tetap terjaga.
“Alhamdulillah kami tiba dengan selamat di Ternate. Perjalanan memang jauh dan waktunya cukup dekat dengan laga sebelumnya, jadi fokus kami adalah menjaga kondisi pemain,” ujar Kahudi dalam konferensi pers jelang pertandingan.
“Kami datang dengan kebutuhan poin. Malut United memang berada di peringkat empat, tapi kami akan berusaha tampil sebaik mungkin agar target itu tercapai,” tambahnya.
Tetap Solid Meski Tanpa Luquinhas
Dalam laga ini, PSBS dipastikan kehilangan winger andalannya, Luquinhas, yang harus absen akibat akumulasi kartu. Namun, Kahudi menegaskan timnya telah menyiapkan pengganti dengan kualitas yang sepadan.
“Luquinhas memang absen, tapi kami sudah menyiapkan alternatif. Kualitasnya tidak jauh berbeda,” kata mantan pelatih PSIS Semarang tersebut.
Kahudi juga menyoroti kekompakan dan mentalitas pemain yang tetap terjaga di tengah dinamika yang dialami tim. Menurutnya, solidaritas menjadi kekuatan utama PSBS sejauh ini.
“Pemain tetap kompak, selalu bersama, dan tidak ingin kalah. Itu hal positif karena mereka tidak terpengaruh dengan situasi yang ada,” ungkapnya.
Tak Gentar Hadapi Tim Papan Atas
Meski berstatus tim tamu dan menghadapi lawan papan atas, PSBS datang tanpa rasa gentar. Malut United saat ini bertengger di posisi keempat klasemen dengan koleksi 31 poin, sementara PSBS berada di peringkat ke-15 dengan 13 poin.
Namun, Kahudi menegaskan timnya sudah mempersiapkan taktik secara matang dengan mempelajari permainan tuan rumah dari laga-laga sebelumnya.
“Kami datang dengan tekad kuat. Kami sudah menyiapkan strategi dan menganalisis pertandingan Malut United. Kami tidak gentar,” tegas pelatih berusia 47 tahun itu.
Modal Percaya Diri dari Hasil Terakhir
Sementara itu, bek PSBS Pablo Andrade mengaku timnya datang dengan kepercayaan diri tinggi. Hasil imbang 2-2 melawan PSIM Yogyakarta pada laga sebelumnya menjadi suntikan moral bagi skuad Badai Pasifik.
“Kami berlatih dengan baik sepanjang pekan ini. Hasil terakhir memberi kami kepercayaan diri, meski kami merasa sebenarnya layak mendapat tiga poin,” ujar Pablo.
Ia mengakui kualitas pemain Malut United, namun menegaskan PSBS akan fokus pada permainan sendiri.
“Mereka punya pemain bagus seperti Adriano, David, Ciro, dan lainnya. Tapi kami harus fokus pada tugas kami. Kami siap memberi perlawanan,” ucap bek asal Brasil itu.
Target PSBS jelas. Pablo menegaskan dirinya dan rekan-rekan berambisi mencuri kemenangan, atau setidaknya membawa pulang satu poin dari markas Malut United.
