Bojan Hodak Soroti Tumpulnya Serangan Persib

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, kembali menyoroti lini depan timnya yang masih kesulitan mencetak gol secara konsisten di kompetisi Super League 2025/2026. Masalah ini dinilai menjadi kendala utama dalam upaya Persib mempertahankan posisi di papan atas klasemen.

Kekhawatiran Hodak bukan tanpa dasar. Lini serang Persib memang beberapa kali gagal memanfaatkan peluang yang muncul di depan gawang lawan. Masalah ketajaman ini sempat menjadi alasan klub mendatangkan penyerang baru, Sergio Castel, yang diharapkan mampu menambah daya gedor tim.

Namun, hingga laga kontra Persita Tangerang, Minggu (22/2/2026), permasalahan tersebut belum sepenuhnya teratasi. Meski Maung Bandung mendominasi jalannya pertandingan dan menciptakan banyak peluang, mereka hanya mampu meraih kemenangan tipis 1-0. Kondisi ini menunjukkan bahwa efektivitas lini depan masih perlu ditingkatkan agar peluang-peluang matang bisa diubah menjadi gol.

Hodak menekankan bahwa tim harus belajar untuk lebih tenang dan presisi dalam penyelesaian akhir. Selain itu, koordinasi antar-pemain di sektor depan juga harus diperkuat, mengingat gol sering kali tercipta dari kombinasi pergerakan dan umpan matang. Pelatih asal Kroasia ini menilai, tanpa lini depan yang tajam, ambisi Persib untuk bersaing di papan atas akan sulit tercapai.

Dalam beberapa sesi latihan terakhir, fokus utama tim diarahkan pada peningkatan efektivitas serangan. Latihan finishing, pergerakan tanpa bola, serta penyelesaian peluang satu lawan satu menjadi agenda prioritas. Hodak berharap, kombinasi antara pengalaman pemain baru seperti Castel dan para penyerang muda Persib bisa meningkatkan produktivitas gol di sisa kompetisi.

Meski kemenangan 1-0 sudah membawa tiga poin, Hodak tetap menegaskan bahwa tim tidak boleh terlena. Persib perlu memperbaiki ketajaman lini depan untuk memastikan hasil positif yang lebih konsisten dan mengamankan posisi mereka di papan atas Super League 2025/2026

Mungkin Anda Menyukai