Bojan Hodak Siapkan Perlakuan Khusus untuk Layvin Kurzawa, Belajar dari Kasus Barba dan Beltrame

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyiapkan skema khusus untuk Layvin Kurzawa. Eks bintang PSG ini menjadi sorotan tim pelatih karena riwayat cederanya yang cukup mengkhawatirkan.

Persib kini menghadapi jadwal padat, membagi fokus antara BRI Super League dan AFC Champions League 2. Hodak menegaskan menit bermain Kurzawa akan diatur dengan hati-hati, agar sang pemain tidak terbebani terlalu cepat.

Hadapi Jadwal Padat
Dalam tiga setengah bulan ke depan, Persib diperkirakan akan menjalani 19–25 pertandingan. Hodak menekankan pendekatan bertahap bagi Kurzawa agar ia bisa beradaptasi dengan ritme tinggi kompetisi.

“Pasti akan ada menit bermain untuknya, tapi dijalankan secara bertahap. Kami tahu dia sudah lama tidak bermain,” ujar Hodak.

Belajar dari Pengalaman Barba dan Beltrame
Hodak membandingkan situasi Kurzawa dengan kasus Federico Barba dan Stefano Beltrame, yang juga membutuhkan adaptasi fisik setelah lama absen.

“Jika ingat, kami pernah menghadapi situasi serupa dengan Barba dan Beltrame. Pemain yang lama tidak bermain memang butuh waktu untuk kembali ke level terbaik,” jelas pelatih asal Kroasia ini.

Kualitas Tetap di Atas Segalanya
Meski memiliki riwayat cedera, Hodak optimistis dengan potensi Kurzawa. Data mencatat ia sempat menepi 73 hari saat membela Boavista pada 2025, namun kualitas teknisnya dianggap sepadan dengan risiko tersebut.

“Kami jelas membutuhkan kualitasnya, jadi kami akan bersabar hingga ia mencapai kebugaran terbaik,” kata Hodak.

Kedatangan Kurzawa juga dinilai memberi dampak positif di luar lapangan. Reputasinya sebagai pemain kelas dunia mampu mengangkat citra kompetisi domestik.

“Bagi suporter dan klub, ini positif karena pemain dengan nama besar seperti dia bergabung dengan liga,” imbuh Hodak.

Catatan Cedera
Berdasarkan data Transfermarkt, Kurzawa mengalami empat cedera sejak 2022. Pada 2025, ia kembali menepi karena cedera otot pada Februari–Maret dan April–Mei saat membela Boavista di Portugal.

Mungkin Anda Menyukai