Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, memberikan tanggapan terkait kabar bahwa pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menginginkan tambahan pemain naturalisasi dari Eropa.
Isu tersebut mencuat setelah pelatih asal Kanada itu melakukan kunjungan ke Eropa beberapa waktu lalu. Dalam lawatan tersebut, Herdman disebut memantau sejumlah pemain diaspora yang berpotensi memperkuat Timnas Indonesia.
Rumor mengenai rencana penambahan pemain naturalisasi kemudian ramai diperbincangkan. Namun, Sumardji menegaskan bahwa pihaknya belum bisa memberikan penjelasan lebih jauh terkait isu tersebut.
“Untuk itu, saya belum bisa berbicara banyak terkait naturalisasi,” ujar Sumardji kepada wartawan di Jakarta, Jumat (13/3) malam WIB.
“Itu nanti akan kami sampaikan pada kesempatan berikutnya. Kita tunggu dulu perkembangannya,” tambahnya.
Rumor Mencuat dari Media Sosial
Isu mengenai dua pemain dari Eropa sebelumnya diungkap oleh Staf Khusus Menteri Hukum RI Bidang Transformasi Digital, Noor Korompot. Ia menyampaikan informasi tersebut melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
Rencana itu disebut muncul setelah pertemuan antara Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, dan Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua PSSI, Erick Thohir.
Dalam pertemuan tersebut, disebutkan adanya pembahasan mengenai keinginan Herdman untuk menambah dua pemain dari Eropa.
“Sebagai Ketua PSSI, Erick Thohir menceritakan rencana pelatih John Herdman merekrut dua pemain baru dari Eropa. Sabar ya, tidak banyak informasi yang bisa di-sharing. Semua untuk Merah Putih,” ujar Noor dalam unggahannya.
Proses Naturalisasi Disebut Sedang Berjalan
Anggota Exco PSSI lainnya, Arya Sinulingga, juga memberikan tanggapan mengenai rumor tersebut. Ia tidak menampik bahwa ada proses yang sedang berjalan terkait calon pemain naturalisasi.
“Iya, calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia sudah masuk proses. Soal sidang di DPR, saya belum tahu. Masih dicek lagi di DPR,” ujar Arya.
Namun, ia belum bisa memastikan berapa jumlah pemain yang sedang diproses untuk menjadi warga negara Indonesia.
“Soal jumlah pemain belum tahu. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya. Karena waktunya juga sudah cukup mepet,” tambahnya.
