Laga persahabatan di Wembley berubah menjadi malam penuh drama bagi Ben White saat Inggris harus puas bermain imbang 1-1 melawan Uruguay. Pertandingan yang sempat terlihat kurang menarik ini justru menyajikan cerita emosional di menit-menit akhir.
Bek Arsenal tersebut masuk pada menit ke-69 dan langsung mendapat sambutan kurang bersahabat dari publik Wembley. Namun, White menjawab ejekan itu dengan cara terbaik. Memanfaatkan sepak pojok dari Cole Palmer, ia mencetak gol internasional pertamanya dari jarak dekat dan membawa Inggris unggul.
Sayangnya, momen heroik itu berubah menjadi mimpi buruk. Di masa injury time, White melakukan pelanggaran di kotak penalti yang berujung hadiah penalti untuk Uruguay. Setelah tinjauan VAR, Federico Valverde dengan tenang mengeksekusi penalti dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Pertandingan ini juga diwarnai permainan keras dan beberapa insiden cedera. Phil Foden harus ditarik keluar setelah menerima tekel keras dari Ronald Araujo yang memicu kontroversi. Sementara itu, peluang emas Dominic Calvert-Lewin juga terbuang sia-sia meski gawang sudah terbuka lebar.
Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, melakukan beberapa eksperimen dengan memberikan debut penuh kepada pemain muda. Namun, ritme permainan yang terputus-putus membuat laga sulit dinikmati dan minim kualitas.
Meski hanya laga uji coba, hasil ini menjadi peringatan bagi Inggris jelang turnamen besar. Uruguay tampil disiplin, fisik, dan mampu memanfaatkan momen krusial hingga akhirnya mencuri hasil imbang.
Bagi Ben White, ini adalah malam yang tak akan mudah dilupakan—dari dicemooh, jadi pahlawan, hingga akhirnya harus menanggung konsekuensi yang menyakitkan.
