Beban Finansial Menggunung! 6 Kontrak Terburuk Manchester United yang Jadi Masalah Serius

Manchester United masih merasakan dampak dari kebijakan transfer yang tidak konsisten selama bertahun-tahun. Pergantian pelatih yang terus terjadi membuat komposisi skuad menjadi tidak stabil.

Sejumlah pemain didatangkan dengan ekspektasi tinggi, namun tidak semuanya mampu memenuhi harapan. Akibatnya, klub kini terjebak dalam beberapa kontrak bermasalah yang sulit diselesaikan.

Meski manajemen mulai berbenah, beban lama belum sepenuhnya hilang. Gaji tinggi dan performa yang tak sebanding membuat beberapa pemain sulit dilepas.

Menariknya, Casemiro tidak termasuk dalam daftar ini. Justru ada enam nama lain yang dinilai lebih membebani klub.


6. Kobbie Mainoo

Kobbie Mainoo masih menggunakan kontrak lamanya sejak 2023 yang berlaku hingga 2027, dengan opsi perpanjangan satu tahun.

Meski terlihat bukan masalah, situasi ini justru berisiko. Gaji yang relatif rendah tidak mencerminkan kontribusinya sebagai pemain kunci.

Jika tidak segera diperbarui, United berpotensi kehilangan salah satu aset terbaiknya yang kini mulai dilirik klub-klub besar Eropa.


5. Harry Maguire

Harry Maguire menerima gaji sekitar 190 ribu pounds per pekan—angka yang dinilai tidak sebanding dengan perannya saat ini.

Meski masih sering tampil, kontribusinya tidak selalu konsisten. Hal ini membuat masa depannya di klub menjadi tanda tanya.

United hampir pasti harus menyesuaikan nilai kontraknya jika ingin mempertahankannya dalam jangka panjang.


4. Tyrell Malacia

Tyrell Malacia dinilai tidak lagi memiliki tempat di skuad utama.

Sejak musim 2023/2024, kontribusinya sangat minim. Klub sempat mencoba menjualnya, tetapi gagal menemukan peminat—salah satunya karena gaji yang mencapai 75 ribu pounds per pekan.

Kabar baiknya, kontraknya akan habis dalam waktu dekat, sehingga bisa mengurangi beban finansial klub.


3. Mason Mount

Mason Mount datang dengan ekspektasi besar pada 2023 dan langsung mengenakan nomor punggung tujuh.

Namun, performanya tidak sebanding dengan gaji sekitar 250 ribu pounds per pekan. Cedera menjadi faktor utama yang menghambat kontribusinya.

Dalam tiga musim, jumlah penampilannya sebagai starter masih jauh dari harapan. Gaji tinggi juga menyulitkan klub jika ingin melepasnya.


2. Marcus Rashford

Marcus Rashford mendapatkan kontrak besar setelah mencetak 30 gol pada 2023, dengan gaji sekitar 325 ribu pounds per pekan.

Namun, performanya menurun drastis setelah itu. Dalam 18 bulan terakhir, ia bahkan lebih sering dipinjamkan.

Situasi ini menjadi masalah serius karena gaji tinggi menyulitkan proses penjualan. Jika tidak segera diatasi, United bisa terbebani hingga kontraknya berakhir pada 2028.


1. Jadon Sancho

Jadon Sancho disebut sebagai kontrak terburuk Manchester United saat ini.

Dengan gaji sekitar 250 ribu pounds per pekan, kontribusinya justru sangat minim. Ia bahkan tidak tampil di Premier League sejak Agustus 2023.

Sancho juga menolak pindah permanen karena enggan menurunkan gajinya. Saat ini ia dipinjamkan dengan klub lain menanggung sebagian besar gajinya.

Kontraknya akan habis pada Juni 2026, yang kemungkinan menjadi akhir dari saga panjang bersama Manchester United.

Mungkin Anda Menyukai