Jakarta – Hasil tak terduga terjadi saat Barcelona bertandang ke markas Real Sociedad. Datang sebagai pemuncak klasemen LaLiga dengan kepercayaan diri tinggi, Blaugrana justru pulang dengan kekalahan 1-2 pada laga yang digelar di Anoeta, Senin (19/1/2025) dini hari WIB.
Lamine Yamal kembali tampil menonjol lewat keberanian dan kreativitasnya di sisi kanan serangan. Namun performa impresif sang wonderkid belum cukup menghindarkan Barcelona dari hasil pahit. Tekanan intens, keputusan VAR, serta rapuhnya pertahanan membuat pasukan Hansi Flick kehilangan kendali permainan.
Sejak awal pertandingan, tempo laga sudah tinggi. Sociedad bahkan sempat mencetak gol saat laga belum genap satu menit, meski akhirnya dianulir karena posisi offside. Barcelona juga mengalami nasib serupa ketika upaya Fermin Lopez dibatalkan VAR. Kekalahan ini membuat jarak Barca di puncak klasemen kini menipis, hanya unggul satu poin dari Real Madrid.
VAR Jadi Sorotan Utama
Kedua tim tampil agresif dan saling menekan sejak peluit pertama. Peluang silih berganti hadir, namun keputusan VAR berkali-kali menggagalkan selebrasi. Frenkie de Jong dan Yamal sempat mengancam, tetapi keberuntungan belum berpihak pada tim tamu.
Gol pembuka akhirnya lahir pada menit ke-30 lewat Mikel Oyarzabal. Sepakan jarak dekatnya tak mampu dibendung Joan Garcia. Menjelang turun minum, Barcelona sempat berharap mendapat penalti setelah Yamal terjatuh di kotak terlarang, namun VAR kembali menganulir peluang tersebut karena offside lebih dulu terjadi. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan Sociedad dan kekecewaan di kubu Blaugrana.
Kesalahan Kiper Jadi Penentu
Barcelona mencoba bangkit di awal babak kedua. Dani Olmo nyaris menyamakan kedudukan, tetapi tendangannya hanya membentur tiang. Flick kemudian melakukan perubahan dengan memasukkan tenaga segar untuk meningkatkan intensitas serangan.
Hasilnya terlihat pada menit ke-70. Marcus Rashford berhasil memanfaatkan umpan matang Yamal dan menanduk bola ke gawang untuk menyamakan skor menjadi 1-1. Namun momentum tersebut tak bertahan lama.
Hanya berselang satu menit, kesalahan Joan Garcia kembali menghantui Barcelona. Kegagalannya membaca situasi memberi Goncalo Guedes kesempatan emas untuk mencetak gol kemenangan Sociedad. Garcia bahkan nyaris melakukan blunder lanjutan sebelum Pau Cubarsi menyapu bola tepat di garis gawang.
Tak Mampu Manfaatkan Keunggulan Jumlah Pemain
Situasi sempat berpihak kepada Barcelona ketika Sociedad kehilangan Carlos Soler akibat kartu merah di menit-menit akhir setelah tekel keras terhadap Pedri. Meski unggul jumlah pemain, Barcelona tetap kesulitan menembus pertahanan tuan rumah yang bermain disiplin.
Berbagai upaya dilakukan hingga peluit akhir dibunyikan, namun buruknya penyelesaian akhir dan kurangnya keberuntungan membuat skor tak berubah. Yamal terus menjadi ancaman utama, tetapi kontribusi gol dari lini lain nyaris tak ada.
Kekalahan ini menjadi peringatan bagi Barcelona bahwa posisi di puncak klasemen masih rentan. Sementara bagi Real Sociedad, kemenangan ini menjadi bukti bahwa keberanian, organisasi permainan yang rapi, dan kemampuan memanfaatkan kesalahan lawan bisa menjadi kunci menumbangkan tim besar.
