Barcelona: Laga yang Akan Dilewatkan Frenkie de Jong Usai Kartu Merah di Final Supercopa

Barcelona sukses menutup final Piala Super Spanyol 2026 dengan kemenangan dramatis 3-2 atas Real Madrid di Jeddah. Namun, di balik euforia gelar juara tersebut, ada konsekuensi yang harus diterima tim asuhan Hansi Flick.

Gelandang andalan Barcelona, Frenkie de Jong, diganjar kartu merah pada menit 90+1. Meski insiden itu terjadi di laga final, dampaknya tetap berlanjut ke pertandingan resmi berikutnya.

Status Piala Super Spanyol sebagai kompetisi resmi di bawah naungan Royal Spanish Football Federation (RFEF) membuat sanksi disiplin yang dijatuhkan tetap berlaku lintas ajang. Dengan kata lain, hukuman kartu merah tidak otomatis gugur meski turnamen telah berakhir.

Aturan RFEF dan Dampak Kartu Merah De Jong

Mengacu pada regulasi disiplin RFEF, pemain yang menerima kartu merah wajib menjalani larangan bermain pada pertandingan resmi terdekat secara kronologis. Aturan ini tidak membedakan kompetisi, baik La Liga maupun Copa del Rey.

Dalam kasus Frenkie de Jong, kartu merah langsung umumnya berujung skors satu pertandingan. Untuk sementara, indikasi mengarah pada hukuman minimal, kecuali laporan wasit memuat pelanggaran yang dianggap memberatkan.

Keputusan final mengenai sanksi akan ditetapkan oleh otoritas kompetisi dalam waktu dekat.

Laga yang Dipastikan Dilewatkan Frenkie de Jong

Barcelona dijadwalkan menjalani pertandingan resmi berikutnya di ajang Copa del Rey. Blaugrana akan menghadapi Racing Santander pada 15 Januari waktu setempat.

Laga tersebut dipastikan menjadi momen Frenkie de Jong menjalani skorsing satu pertandingan. Dengan demikian, gelandang asal Belanda itu tetap tersedia untuk laga La Liga selanjutnya.

Absennya De Jong di Copa del Rey berpotensi memengaruhi rotasi lini tengah Barcelona. Meski demikian, kemenangan atas Real Madrid tetap menjadi penegasan karakter tim.

Barcelona unggul lebih dulu melalui gol Raphinha pada menit ke-36. Real Madrid sempat menyamakan skor lewat Vinicius Junior, sebelum Robert Lewandowski kembali membawa Barcelona memimpin. Gol kedua Raphinha pada menit ke-73 akhirnya menjadi penentu kemenangan.

Meski harus bermain dengan sepuluh pemain di menit akhir, Barcelona mampu menjaga keunggulan hingga laga usai. Situasi ini menegaskan bahwa disiplin pemain tetap berdampak besar, bahkan setelah trofi berhasil diraih.

Mungkin Anda Menyukai