Barcelona mulai serius memburu bek tengah baru jelang bursa transfer musim panas. Salah satu nama yang masuk radar utama adalah pemain andalan Inter Milan, Alessandro Bastoni.
Kebutuhan akan bek berkaki kiri membuat Blaugrana bergerak cepat. Apalagi setelah kepergian Inigo Martinez, lini belakang mereka dinilai membutuhkan tambahan kualitas dan keseimbangan.
Performa konsisten Bastoni bersama Inter membuatnya jadi salah satu bek paling diminati di Eropa. Tak heran jika Barcelona langsung menjadikannya target prioritas.
Inter Tegaskan Bastoni Bukan untuk Dijual
Di tengah rumor yang terus berkembang, Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, akhirnya memberikan pernyataan tegas.
Menurutnya, Bastoni merupakan bagian penting dari proyek jangka panjang klub. Ia juga menegaskan bahwa Inter tidak berada dalam kondisi yang memaksa untuk menjual pemain kunci mereka.
Marotta menyebut Bastoni sebagai aset berharga, bukan hanya untuk Inter tetapi juga bagi sepak bola Italia secara keseluruhan. Karena itu, kabar yang menyebut sang pemain “harus pergi” dinilai tidak berdasar.
Meski begitu, ia tidak menutup kemungkinan adanya pembicaraan di masa depan, seperti halnya situasi yang bisa terjadi pada pemain mana pun.
Peluang Transfer Masih Terbuka
Walaupun Inter bersikap tegas, peluang transfer belum sepenuhnya tertutup. Klub disebut masih membuka ruang negosiasi dengan syarat tertentu.
Salah satu faktor kunci adalah keinginan dari Bastoni sendiri. Jika sang pemain tertarik untuk pindah, barulah pembicaraan bisa berlanjut ke tahap lebih serius.
Di sisi lain, tawaran awal Barcelona kabarnya belum cukup meyakinkan. Nilai sekitar €50 juta dianggap masih jauh dari harga yang diharapkan Inter.
Barcelona Harus Siapkan Strategi Lebih Matang
Jika benar-benar ingin mendapatkan Bastoni, Barcelona tampaknya harus menyiapkan proposal yang lebih menarik, baik dari sisi finansial maupun proyek tim.
Dengan usia yang masih ideal dan performa stabil, Bastoni bisa menjadi investasi jangka panjang untuk memperkuat lini belakang Blaugrana.
Kini, keputusan akhir akan sangat bergantung pada tiga pihak: Barcelona, Inter Milan, dan tentunya sang pemain sendiri.
