Persija Jakarta tengah berada dalam tekanan setelah gagal meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir BRI Super League 2025/2026. Direktur Olahraga sekaligus legenda klub, Bambang Pamungkas, pun meluapkan kekecewaannya dan memberikan ultimatum kepada tim.
Dalam tiga pertandingan terakhir, Macan Kemayoran hanya mampu meraih dua hasil imbang saat menghadapi Borneo FC (2-2) dan Dewa United (1-1), serta menelan kekalahan 2-3 dari Bhayangkara FC.
Rentetan hasil tersebut membuat posisi Persija dalam perburuan gelar semakin terancam. Saat ini, mereka berada di peringkat ketiga dengan 52 poin, tertinggal sembilan angka dari Persib Bandung dan empat poin dari Borneo FC.
Kekecewaan Manajemen
Bambang Pamungkas mengaku sangat menyayangkan hasil negatif yang didapat tim dalam beberapa laga terakhir. Menurutnya, situasi ini membuat jalan menuju gelar juara menjadi semakin sulit.
“Manajemen sangat menyayangkan tiga laga terakhir dilewati tanpa kemenangan. Walaupun tidak mudah, secara hitungan poin segala kemungkinan masih bisa terjadi,” ujarnya.
Ultimatum untuk Pelatih dan Pemain
Tak hanya menyampaikan kekecewaan, pria yang akrab disapa Bepe itu juga memberikan peringatan keras kepada pelatih dan seluruh pemain. Ia meminta tim untuk meningkatkan fokus dan kerja keras dalam delapan pertandingan tersisa.
Menurutnya, Persija masih memiliki peluang untuk bangkit asalkan seluruh elemen tim menunjukkan komitmen penuh hingga akhir musim.
“Kami meminta pelatih dan pemain untuk memberikan fokus ekstra di setiap pertandingan dan terus berjuang hingga pekan terakhir. Persija memiliki semua komponen untuk bangkit dan menjaga konsistensi,” tegasnya.
Laga Krusial Lawan Persebaya
Kesempatan bangkit akan langsung diuji pada laga berikutnya. Persija dijadwalkan menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (11/4/2026) malam WIB.
Kemenangan menjadi target wajib bagi Persija. Jika kembali gagal meraih tiga poin, peluang mereka untuk bersaing dalam perebutan gelar juara akan semakin menipis.
