Aset Berharga Manchester United Mendadak Ingin Cabut Permanen dari Old Trafford, Ini Penyebabnya

Jakarta – Gelandang muda hasil didikan akademi Manchester United, Kobbie Mainoo, dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk angkat kaki dari Old Trafford dalam waktu dekat. Minimnya menit bermain di era kepelatihan Ruben Amorim menjadi faktor utama munculnya isu tersebut.

Pemain berusia 20 tahun itu sejauh musim Liga Inggris 2025/2026 baru mencatatkan total 212 menit bermain dari 11 laga, tanpa sekali pun dipercaya turun sebagai starter. Data tersebut menguatkan spekulasi bahwa perannya di tim utama semakin terpinggirkan.

Padahal, pada bursa transfer musim panas lalu, Mainoo sempat mengajukan permohonan untuk dipinjamkan ke klub lain demi mendapatkan waktu bermain. Ketika itu, sejumlah tim disebut siap menampungnya. Namun, Manchester United memilih mempertahankannya dengan alasan sang pemain masih masuk dalam rencana klub.

Sayangnya, memasuki musim baru, situasi tak banyak berubah. Mainoo masih kesulitan menembus susunan utama dan kalah bersaing dengan kapten tim, Bruno Fernandes. Kondisi ini kembali memicu kabar bahwa sang pemain ingin mencari peluang baru, terutama menjelang dibukanya bursa transfer musim dingin.

Bahkan, ketidakpuasan tersebut sempat mencuri perhatian publik setelah salah satu anggota keluarganya terlihat mengenakan kaus bertuliskan “Free Kobbie Mainoo” saat menyaksikan pertandingan Manchester United.

Terbuka Pindah Permanen

Menurut laporan jurnalis Chris Wheeler dari Daily Mail, Mainoo kini tidak hanya mempertimbangkan opsi peminjaman, tetapi juga terbuka untuk hengkang secara permanen. Ia disebut mulai meragukan masa depannya di Manchester United selama Ruben Amorim masih memegang kendali tim.

Demi mendapatkan kesempatan bermain yang lebih konsisten, Mainoo dikabarkan siap meninggalkan klub yang telah membesarkannya, baik melalui transfer penuh maupun peminjaman dengan klausul pembelian.

MU Mulai Pertimbangkan Penjualan

Sejalan dengan itu, Manchester United disebut mulai bersikap lebih fleksibel terkait masa depan Mainoo. Klub tak menutup kemungkinan melepas sang pemain, khususnya jika ada tawaran transfer permanen dengan nilai tinggi.

Setan Merah diyakini akan mematok harga mahal mengingat mereka membutuhkan dana segar untuk mendatangkan gelandang baru pada Januari 2026. Selain itu, karena Mainoo merupakan produk akademi, penjualannya akan tercatat sebagai keuntungan bersih dalam laporan keuangan klub.

Amorim Tak Terpengaruh Aksi Protes

Sementara itu, Ruben Amorim sebelumnya telah menanggapi aksi protes keluarga Mainoo tersebut. Ia menegaskan bahwa keputusan bermain atau tidaknya seorang pemain tidak dipengaruhi oleh hal di luar lapangan.

“Bukan Kobbie yang mengenakan kaus itu. Dia tidak akan dimainkan atau dicadangkan karena hal tersebut. Dia akan bermain jika memang itu keputusan terbaik,” ujar Amorim.

Pelatih asal Portugal itu juga menegaskan bahwa dirinya tidak akan mengubah sikap terhadap Mainoo hanya karena tindakan anggota keluarganya. “Jika dia pantas bermain, dia akan bermain. Jika tidak, maka tidak,” tutup Amorim.

Mungkin Anda Menyukai