Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menegaskan bahwa hubungan klub dengan berbagai tim nasional tetap berjalan sangat baik, meskipun 11 pemainnya mengundurkan diri dari tugas internasional dalam jeda terakhir.
Dari total 228 pemain Premier League yang dipanggil membela negaranya, terdapat 23 pemain yang mundur—dan hampir setengahnya berasal dari Arsenal. Situasi ini sempat memicu spekulasi adanya krisis cedera di tubuh The Gunners.
Namun, Arteta dengan tegas membantah anggapan tersebut. Ia menjelaskan bahwa setiap keputusan diambil berdasarkan kondisi medis pemain dan telah dikomunikasikan secara transparan kepada tim nasional masing-masing, termasuk dengan pelatih Inggris, Thomas Tuchel.
Beberapa pemain yang absen dari jeda internasional di antaranya William Saliba (cedera pergelangan kaki), Gabriel Magalhães (lutut), Martin Ødegaard (lutut), Bukayo Saka, serta Declan Rice yang mengalami cedera ringan.
Arteta juga menekankan bahwa para pemainnya tetap memiliki keinginan besar untuk membela negara masing-masing. Menurutnya, bermain untuk tim nasional adalah kebanggaan tersendiri bagi setiap pemain, dan klub selalu memberikan dukungan penuh selama kondisi memungkinkan.
Kini, fokus Arsenal beralih ke kompetisi domestik. Mereka akan menghadapi Southampton di babak perempat final FA Cup. Dengan jadwal yang semakin krusial, Arteta menegaskan pentingnya menurunkan skuad terbaik demi menjaga peluang meraih trofi musim ini.
Meski dihantui badai cedera, Arsenal tetap optimis dan siap tampil maksimal dalam setiap pertandingan yang tersisa.
