Arsenal Tak Lagi Mengejar Permainan Indah, Kemenangan Jadi Prioritas

Performa Arsenal di Liga Inggris musim ini memang sulit dibantah. Sejak memasuki pekan ketujuh kompetisi, tim berjuluk The Gunners itu mampu bertahan di posisi puncak klasemen tanpa tergeser oleh para pesaingnya.

Konsistensi tersebut membuat peluang Arsenal untuk meraih gelar Premier League semakin terbuka lebar. Namun di tengah dominasi mereka di papan atas, gaya bermain tim asuhan Mikel Arteta justru memicu banyak perdebatan.

Belakangan ini Arsenal disebut terlalu sering mengandalkan gol dari situasi bola mati. Skema tendangan bebas, sepak pojok, maupun bola mati lainnya kerap menjadi senjata utama mereka untuk membongkar pertahanan lawan.

Cara tersebut memang terbukti efektif menghasilkan gol dan kemenangan. Meski demikian, sebagian pengamat menilai pendekatan itu membuat permainan Arsenal terlihat kurang spektakuler dibandingkan tim-tim juara Premier League pada musim-musim sebelumnya.

Perbincangan mengenai gaya bermain Arsenal semakin ramai setelah mereka meraih kemenangan tipis 2-1 atas Chelsea pada laga akhir pekan lalu. Hasil itu menjaga posisi The Gunners tetap kokoh di puncak klasemen.

Mantan penyerang Liga Inggris, Chris Sutton, bahkan ikut menyoroti hal tersebut saat memberikan komentar di BBC. Ia mempertanyakan bagaimana sejarah akan memandang Arsenal jika mereka benar-benar menutup musim sebagai juara.

Sutton melontarkan pertanyaan yang cukup tajam mengenai kualitas permainan Arsenal musim ini.

“Jika Arsenal berhasil finis di posisi pertama, apakah mereka akan dianggap sebagai juara Premier League terburuk sepanjang sejarah?” ujar Sutton saat membahas kemenangan Arsenal atas Chelsea.

Pernyataan tersebut memancing berbagai reaksi dari penggemar sepak bola. Sebagian setuju bahwa permainan Arsenal tidak terlalu memukau, sementara yang lain menilai kritik tersebut berlebihan mengingat konsistensi mereka sepanjang musim.

Di sisi lain, pendekatan pragmatis yang diterapkan Arteta justru bisa dilihat sebagai bentuk kedewasaan taktik. Dalam persaingan ketat menuju gelar liga, meraih kemenangan sering kali lebih penting daripada sekadar tampil atraktif.

Terlepas dari kritik yang muncul, Arsenal tetap berada di jalur yang tepat untuk mengakhiri penantian panjang mereka meraih gelar liga. Jika mampu mempertahankan konsistensi hingga akhir musim, The Gunners berpeluang besar menutup kompetisi dengan trofi Premier League di tangan. ⚽

Mungkin Anda Menyukai