Jakarta – Arsenal sukses mengamankan tiga poin krusial saat melawat ke kandang Bournemouth pada lanjutan pekan ke-20 Liga Inggris musim 2025/2026. Bertanding di Vitality Stadium, Minggu (4/1/2026), The Gunners keluar sebagai pemenang lewat laga dramatis yang berakhir dengan skor 3-2.
Sejak awal pertandingan, duel berlangsung sengit. Bournemouth tampil agresif dan beberapa kali merepotkan barisan pertahanan Arsenal, membuat tim tamu sempat berada di bawah tekanan.
Meski demikian, Arsenal mampu menunjukkan ketangguhan mentalnya. Performa impresif di babak kedua menjadi kunci kebangkitan, dengan Declan Rice tampil sebagai sosok penentu lewat dua gol penting yang memastikan kemenangan tim London Utara.
Hasil positif ini semakin mengukuhkan Arsenal di puncak klasemen sementara. Pasukan Mikel Arteta kini memiliki jarak enam poin dari para pesaing terdekat dalam perburuan gelar.
Arteta Beberkan Kondisi Declan Rice
Di balik kontribusi besarnya di lapangan, Mikel Arteta mengungkap bahwa Declan Rice sebenarnya tidak berada dalam kondisi fisik optimal saat menghadapi Bournemouth.
Gelandang internasional Inggris tersebut baru saja pulih dari masalah pada lututnya. Meski belum sepenuhnya fit, Rice tetap memilih turun bermain demi membantu Arsenal meraih hasil maksimal.
Keputusan itu terbukti sangat menentukan. Selain tampil disiplin di sektor tengah, Rice juga menjadi penentu kemenangan lewat dua gol yang membalikkan situasi.
Arteta pun memberikan pujian tinggi terhadap sikap dan mentalitas anak asuhnya.
“Declan mengalami masa sulit beberapa hari terakhir, tetapi dia terus berjuang dan memperlihatkan kualitasnya. Bermain selama 96 menit, mencetak dua gol, dan menjadi salah satu pemain terbaik di lapangan. Itulah mentalitas yang kami butuhkan,” ujar Arteta seperti dikutip dari Goal.
Rice Disebut Arteta sebagai Gelandang Kelas Dunia
Penampilan gemilang Rice kembali menegaskan betapa penting perannya di skuad Arsenal. Ia mendominasi lini tengah serta berperan sebagai penghubung utama antara lini belakang dan sektor serang.
Kontribusinya juga terlihat dalam duel-duel krusial. Rice unggul dalam distribusi bola dan tekel, terutama pada paruh pertama pertandingan, sehingga membantu Arsenal menjaga keseimbangan permainan.
Tak hanya soal angka statistik, kepemimpinan Rice di lapangan menjadi faktor penting. Ia mampu mengambil alih kendali permainan ketika Arsenal berada dalam situasi sulit.
Arteta pun tanpa ragu menyebut Rice layak masuk kategori gelandang papan atas dunia saat ini.
“Menurut saya, iya. Declan terus menambahkan aspek baru dalam permainannya dan perannya di tim. Saya tidak melihat batas untuk perkembangannya karena masih banyak area yang bisa ia tingkatkan, dan ia punya keinginan besar untuk terus berkembang,” tutup Arteta.
