Penyerang Persija Jakarta, Allano Lima, memilih bersikap terbuka dan melakukan evaluasi diri usai timnya menelan kekalahan tipis 0-1 dari Semen Padang pada pekan ke-15 Super League. Kekalahan tersebut diwarnai keputusan kontroversial wasit yang membatalkan gol Persija di penghujung laga.
Momen krusial terjadi pada menit ke-100 ketika Emaxwell Souza berhasil mencetak gol yang sempat membuat Persija percaya diri mampu mencuri satu poin. Namun, setelah peninjauan melalui VAR, wasit memutuskan gol tersebut tidak sah.
Hasil pengecekan VAR menunjukkan adanya pelanggaran yang dilakukan Allano Lima sebelum proses gol terjadi. Keputusan itu langsung memicu kekecewaan di kubu Macan Kemayoran, mengingat gol tersebut terjadi di masa injury time.
Melalui unggahan di media sosial pribadinya, Allano menyampaikan sikap bertanggung jawab dan mengajak seluruh tim untuk segera bangkit. Pemain asal Brasil tersebut menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh agar kesalahan serupa tidak kembali terulang.
“All that matters is to analyze our mistakes and keep moving forward with strength,” tulis Allano, yang menegaskan komitmennya untuk terus berjuang bersama tim.
Ia juga menyoroti pentingnya kebersamaan dalam situasi sulit. Menurutnya, kemenangan maupun kekalahan harus dihadapi sebagai satu kesatuan tim.
“Kita menang bersama, kita kalah bersama. Tapi kita tidak pernah menyerah,” lanjutnya dalam pesan tersebut.
Allano menutup pernyataannya dengan ajakan untuk segera mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya. Ia menilai laga selanjutnya justru memiliki arti yang lebih besar bagi Persija dalam menjaga posisi di papan atas klasemen.
Persija Jakarta dijadwalkan menjamu Bhayangkara FC pada pekan ke-16 Super League, Senin (29/12/2025). Laga kandang tersebut menjadi momentum penting bagi tim asuhan Mauricio Souza untuk kembali ke jalur kemenangan.
Kekalahan dari Semen Padang membuat Persija turun ke peringkat ketiga klasemen sementara dengan 29 poin. Posisi mereka disalip Persib Bandung yang kini mengoleksi 31 poin, sementara Malut United terus menempel ketat di posisi keempat dengan 28 poin.
Situasi ini membuat laga kontra Bhayangkara FC menjadi krusial. Kegagalan meraih poin penuh berpotensi membuat Persija kembali tergeser di klasemen jika pesaing terdekat mereka mampu meraih kemenangan.
Pernyataan Allano Lima mencerminkan kesadaran tim akan pentingnya laga mendatang. Sikap mawas diri dan optimisme yang ditunjukkan penyerang Brasil tersebut diharapkan mampu menjadi pemantik kebangkitan Persija dalam persaingan menuju gelar juara musim ini.
